:: www.ldnu.or.id :: Lembaga Dakwah NU :: Dokumen para Kyai, Ustadz dan Santri ::

Archive for April, 2011

Terjemahan Al-Um

THAHARAH

Telah mengabarkan kepada kita Ar-Rabii bin Sulaiman, berkata : Telah mengabarkan Imam Syafi’i pada kita :

Firman Allah SWT : “ Apabila kalian akan melasanakan shalat maka basuhlah …

Berkata As-Syafi’I : telah menjelaskan pada kita tentang siapa yang menyuruh dalam ayat, bahwa membasuh mereka (anggota wudu) itu dengan air.Terus menjelaskan dalam ayat ini bahwa membasuh dengan air, maka masuk akal dengan apa yang dimaksud dengan ayat, bahwa air adalah sesuatu yang Allah ciptakan dari apa yang tidak ada pabriknya bagi anak Adam.Penuturan air adalah umum.Air langit, air sungai dan laut dan kolam alazbu dari semuanya dan boleh, baik itu yang suci karena untu wudu atau untuk mandi. Dhahirnya Al-Quran menunjukan pada kita bahwa setiap air suci air laut dan sebagainya.Telah diriwayatkan dari nabi SAW. Hadits yang berhubungan dengan dhahirnya al-Quran dalam isnadnya yang saya tidak tahu.

1. Berkata Imam Syafi’I ;Malik telah mengabarkan dari Safwan bin Sulaim dari said bin Salamah seorang laki-laki dari keluarga Azraq bahwa Mughirah bin Abi Burdah dari bani Abdi Daar bahwa beliau telah mendengar Abu Hurairah berkata: Ada seorang laki-laki bertanya kepada Nabi SAW: Ya rasulullah saya menyebrangi lautan dan kami membawa air sedikit, jika kami wudu maka kami haus, apakah saya harus berwudu dengan air laut? Berkata Nabi SAW : ia ( laut) suci airnya dan halal bangkainya.
2. Berkata Imam Syafi’i : telah mengabarkan Ibrahim bin Muhammad dari abdu Aziz bin Umar dari Said Bin Sauban dari Abi Hindi Al Farisi dari Abu Hurairah dari Nabi SAW bersabda : Apa-apa yang tidak mensucikan dari laut maka Allah tidak mensucikanya.” Berkata Imam Syafi’i : Semua air suci selama belum tercampuri najis dan tidak suci kecuali pada air itu atau pada ‘sha’id’, sama baik itu air dari darat atau dari salju dan air musakhon (panas) dan goiru musakhon (tidak panas).
3. Berkata Imam Syafi’i : telah mengabarkan Ibrahim bin Muhammad dari Zaid bin Aslam dari bapaknya, bahwa Unar bin Khatab mempunyai air yang telah dipanaskan, maka ia mandi dengan air itu dan wudu dengannya. Imam Syafi’I Berkata : Saya tidak memakruhkan air panas kecualai dari segi kesehatan.
4. Imam Syafi.i berkata : : telah mengabarkan Ibrahim bin Muhammad dari Sadaqah bin Abdullah …dari abu Zubai dari Jabir bin Abdillah bahwa Umar bin Khatab memakruhkan mandi dengan air panas dengan matahari, karena itu akan mengakibatkan barosh/ kusta. (Baihaki) Imam Syafi’I berkata ; Air itu suci, dan tidak najis keculai terkena najis, matahari dan api keduanya tidak najis, sesungguhnya yang najis itu yang diharamkan, maka apabila anak adam tidak memerasnya dari air pohon atau air bumi atau sejenisnya maka tidak suci. Begitu juga air jasad-jasad ruh tidak suci karena tidak terdapat dalam nama-nama air ini, sesungguhnya disebutkan ada air darat (mata air) air pohon anu dan air yang mufasil anu dan jasad anu.

bersambung…
http://ahmadlabib.wordpress.com/2008/08/03/terjemahan-al-um/

WASIAT UNTUK PENDUDUK AKHIR ZAMAN

Serangkaian hikmah dan kisah di bawah ini disampaikan oleh seorang yang terkenal dengan nasehat- nasehatnya yang dikemas dalam bentuk Hikmah. Seorang ‘Alim yang telah berhasil mendidik murid-muridnya. Beliau adalah ‘Arif Al-Habib Muhammad bin Hadi Assegaf, lahir pada tahun 1291 H di era abad ke-21 ini.

Beliau menggambarkan bahwa bagaimanapun juga rumitnya pengertian baik itu tentang ilmu agama, hikmah dan lain sebagainya, jika disampaikan dalam format kisah-kisah ringan akan lebih mudah dicerna. Beliau tak henti-hentinya mengingatkan khususnya kepada para pemuda untuk selalu rajin dalam menuntut ilmu agama dan tidak bermalas-malasan dalam mengerjakan amal ibadah dan taat kepada Allah SWT.

Suatu hari Habib Muhammad bin Hadi Assegaf menyalakan lampu, beliau berkata: Ini adalah cahaya lahiriyah. Jika lampu ini padam, kita tidak bisa melihat apa-apa dan akan berada dalam kegelapan. Adapun cahaya bathin adalah cahaya di hati yang dinyalakan oleh perasaan cinta dan irfan (ma’rifat). Cinta dan irfan diperoleh karena selalu taat kepada Allah Yang Maha Pengasih. Dalam diri orang yang memiliki cahaya ini akan muncul karomah. Kita ini bukannya berusaha mencari karomah-karomah tetapi malah mematikan cahaya di hati dengan banyak melakukan maksiat dan sedikit berbuat taat.

Sesunguhnya telah banyak cahaya muncul. Contohnya, Imam Abu Harbah jika keluar dari rumah muncul dari tubuhnya cahaya seperti menara.

Suatu hari ketika Imam Nawawi RA sedang belajar tiba-tiba lampunya mati kemudian dari ibu jari beliau muncul cahaya. Sedang karomah Imam Rafi’i RA ialah jika lampu mati, pepohonan menyinarinya.

Keramat yang agung ini tidak hanya untuk Imam Nawawi dan Imam Rafi’i saja, akan tetapi untuk semua orang termasuk kita. Ayah dan ibu mereka adalah Adam dan Hawa, mereka makan dan minum seperti kita. Akan tetapi kita tidak menempuh jalan mereka, kita terlalu cinta dunia padahal kita dituntut untuk meninggalkan dunia dan tidak sekali-kali meliriknya. Apa yang harus kita kerjakan justru kita tinggalkan.

Nasehat yang beliau sampaikan juga diantaranya, tanda-tanda cinta seseorang kepada

yang ia cintai adalah Shidq (berlaku benar dan jujur, serta sungguh-sungguh dalam meneladani orang yang ia cintai), baik dalam perbuatan, niat, keyakinan maupun ucapan. Sebagaimana yang telah dikatakan oleh datuk beliau Al-Habib Umar bin Segaf Assegaf :

لاَ تَدَّعِي فَالصِّدْقُ لَهُ عَلاَئِمْ

“Janganlah engkau mengaku-aku, karena shidiq mempunyai tanda-tanda”

Sebagaimana diceritakan oleh beliau tentang seorang Syeikh yang bernama Sya’roni,

suatu ketika beliau hendak menguji kesungguhan cinta para Sahabat-sahabatnya (murid-muridnya). Syeikh Sya’roni menulis permintaan bantuan keuangan di atas lembaran-lembaran kertas. Kertas-kertas itu nanti akan dibagikan kepada para sahabat-sahabatnya dengan kemampuan keuangan mereka masing-masing, ada yang mendapat permintaan sebesar 50 dirham, ada yang 100 dirham, dan ada pula yang 200 dirham. Setelah sahabat-sahabat Syeikh Sya’roni datang, kertas-kertas tersebut dibagikan. Kemudian mereka membaca angka yang tertulis di kertas itu lalu saling pandang, seraya mengatakan :

“Syeikh meminta berapa dirham ?”, tanya salah satu di antara mereka.

“Ia minta 50 dirham”, jawab salah seorang.

‘Ia meminta 100 dirham”, jawab yang lain.

“Ia minta 200 dirham”, sahut yang lain.

Merekapun heran dengan perbuatan Sang Syeikh, akhirnya sebagian dari mereka memutuskan untuk pulang saja sambil mengatakan, ‘Syeikh kita ternyata cinta dunia’, lalu detik itu juga merekapun memutuskan persahabatannya dengan Sang Syeikh. Adapun sebagian yang lain dari mereka masih tetap berpegang teguh dan menjalin hubungan yang erat dengan Sang Syeikh. Selang beberapa waktu Syeikh Sya’roni merasa lega atas ujian yang telah diberikan kepada sahabat-sahabatnya sembari berkata ; “Jernihlah pikiranku dan tenanglah ibadahku”.

Kini telah terlihat siapa sesungguhanya seorang murid yang mengaku benar-benar tulus dan cinta kepada sosok figur teladannya.

Dan diantara wasiat-wasiat lain yang ditekankan Al-Habib Muhammad bin Hadi Assegaf kepada para penduduk akhir zaman sebagaimana telah disampaikan oleh Ibrahim bin Adham, yaitu :

Manusia hendaknya menghindari banyak tidur, karena hal itu akan menghapus keberkahan umur.

Manusia hendaknyamenghindari banyak bicara tentang hal-hal yang tidak bermanfaat, karena itu menyebabkan meninggal dalam keadaan buruk (Su’ul Khotimah).

Manusia juga hendaknya menghindari banyak makan, karena hal itu menyebabkan seseorang tidak dapat merasakan nikmatnya Ibadah.

Manusia hendaknya tidak terlalu banyak bergaul dengan masyarakat luas, karena hal itu membuat tidak lurus dalam berpegang teguh terhadap masalah dan urusan agama.

Itulah sedikit nasehat dan hikmah yang telah disampaikan oleh Al-Habib Muhammad bin Hadi Assegaf, bagi kita penduduk akhir zaman ini hendaknya berpegang teguh dan sungguh-sungguh terhadap nasehat dari kaum Salaf, karena jalan hidup dan sepak terjang mereka telah sesuai dengan jalan yang digariskan oleh Kakek Para Salaf yang Agung yaitu Baginda Nabi Besar Muhammad SAW, kiranya yang sedikit ini dapat kita ambil manfaat, semoga dapat menggugah hati yang lalai, dan dapat menambah semangat kita untuk melakukan amal Ibadah sesuai tuntunan Rasulullah SAW. Ust. Alwi Ali Alhabsyi

https://luckysw.wordpress.com/2011/04/10/wasiat-untuk-penduduk-akhir-zaman/

Syair ulama

Biarkan hari-hari itu melakukan apa saja,
Bertenaglah bila qada menjatuhkan hukuman,
Jangan tersentak dengan peristiwa duka malam hari,
Peristiwa di dunia ini sebenarnya tidak lama.
(Bait imam syafei)

Bukanlah insan bukan juga alim .. orang yang dirinya jahil sejarah

Sesiapa yang arif sejarah orang – orang terdahulu .. sesungguhnya ia telah menambah umur-umur mereka kepada umurnya

Ilmu adalahah sebaik apa yang dicapai tangan… begitu besar tangan (jasa) guru ku ke atasku.

Nyawaku taruhan bagi guruku, kerana dialah jernihnya kehidupanku.

Dialah merawatku daripada penyakit jahil… yang tiada dapat dilakukan oleh doktor yang agung.

Ilmu ibarat rumah dan guru umpama tangga.. dari mana lagi ingin ke rumah kalu tidak melalui tangganya ?

Maka ketahuilah hak seorang guru kerana dengan bantuannya dikau mengenali kebenaran ketika remaja.
Ilmu itu kalau engkau insafi, engkau tiada dapat menyamakannya dengan barangan dunia yang hilang dan lenyap

Tiada seorangpun yang mengetahui semua ilmu .. Tiada ! sekalipun dia pelajarinya 2 ribu tahun Ilmu itu ibarat lautan saujana luas terbentang… Ambillah daripada setiap perkara itu apa yang terbaik

Sebaik-baik teman berbual dan lepak-lepak itu ialah buku .. kau bersendirian bersamanya ketika sahabat-sahabatmu menjemuimu

Buku tidak membocorkan rahsia bila kau amanahkannya .. bahkan diperolehi darinya hikmah dan kebenaran

Belajar, sesungguhnya seseorang itu tidak dilahirkan alim,
dan tiadalah orang berilmu menyamai orang yang jahil.

Sesungguhnya pembesar kaum yang tiada ilmu,
menjadi kecil bila dikerumuni bala tenteranya (meminta pandangannya).

Seorang yang hina sekiranya berilmu,
ia menjadi besar bila dikerumuni oarang ramai (yang ingin belajar).
Jadi, janganlah redha dengan kerendahan (kehinaan),
Dan janganlah nasib hanya berpada dengan apa yang ditinggal orang terdahulu

Kita kerap meyalahkan zaman ini, sedang keaiban sebenar adalah pada diri kita, tiada sebarang aib pada zaman kita, kecuali diri kita sendiri.

Kita kerap mencerca zaman ini tanpa jenayah dilakukannya.. kalau zaman tahu mengatur kata, tentulah ia mencaci kita kembali

Dunia kita adalah lakonan dan menunjuk-nunjuk..sebenarkan kita memperdaya Yang Maha melihat kita

Si serigala tiadalah pernah memakan daging rakannya .. sedangkan kita kerapkali makan daging semasa sendiri

http://alfurqoniyah.blogspot.com/2007/03/syair-ulama.html

Kata bijak

Sepenggal kata pasti tak mampu mengungkapkan isi hati dan semua kata-kata bijak di hati, mulut, dan gerak kita, hanya seuntai kumpulan kata-kata mutiara ini yang bisa ku persembahkan untuk teman-teman tercinta.. semoga bermanfaat 🙂

Kepengecutan yang paling besar adalah ketika kita membuktikan kekuatan kita kepada kelemahan orang lain –Jacques Audiberti

Yang terpenting adalah menguasai diri sendiri –Eckermann

Seorang Intelektual adalah orang yang pikirannya menjaga pikirannya sendiri –Albert Camus

Kerendahan hati merupakan ruang tunggu bagi kesempurnaan –Marcel Ayme

Kebahagiaan lebih banyak menipu daripada kesusahan –Martin Luther

Jiwa-jiwa yang kuat tidak iri hati dan tidak takut. Iri hati merupakan kesangsian dan takut merupakan kekerdilan –Balzac

Prasangka dibenci bukan karena dirinya sendiri, tetapi karena ia menyebabkan ornang-orang mempercayainya –Marcel Atland

Hari adalah bagai sepatu yang harus dipakai untuk berjalan –Steve Orlen

Jangan takut dengan kesalahan. Kebijaksanaan biasanya lahir dari kesalahan (Paul Galvin, founder Motorola)

Hidup itu seperti musik, yang harus di komposisi oleh telinga, perasaan dan instink, bukan oleh peraturan (Samuel Butler)

Saya harus mencintai negara saya dan keadilan –Albert Camus

Diam bukanlah cara untuk membuktikan kesalahan .–Henry Wheeler Shaw

Orang yang tidak sabar akan menunggu dua kali –Mack McGinnis

Gagasan tidak turun dari langit yang abstrak, tetapi muncul dari tanah dan pekerjaan –Alain

Alasan mengapa kekuatiran membunuh lebih banyak orang dibanding dengan kecelakaan kerja, adalah karena lebih banyak orang yang penuh kekuatiran dari pada bekerja.– Robert Frost

Diberkatilah orang yang terlalu sibuk untuk kuatir pada siang hari, dan terlalu lelah untuk kuatir di malam harinya .– Phil Marquart

Apabila perjalanan menjadi sulit, orang yang ulet akan berjalan terus.–Knute Rockne

Di dunia ini benda-benda tidak akan berubah, kecuali kalau ada yang mengubahnya .–James A.Garfield

Hari bagai sepatu yang harus dipakai untuk berjalan –Steve Orlen

Jangan buang hari ini dengan mengkuatirkan hari esok. Gunung pun terasa datar ketika kita sampai ke puncaknya. –Phi Delta Kappan

Sedikit orang kaya yang memiliki harta. Kebanyakan harta yang memiliki mereka –Robert G. Ingersoll

Bukan masalah-masalahmu yang mengganggumu,tetapi cara Anda memandang masalah-masalah itu.Semuanya bergantung pada cara Anda memandang sesuatu . — Epictetus

Compassion is the basic of all morality –Arthur Schopenhauer

Emas yang murni diperoleh melalui proses pembakaran dengan api dan penyaringan

Expresi sejati dari diri manusia adalah pada saat ia berdansa sesuai irama dan musiknya.Tubuh tidak pernah berdusta. –Agnes de Mille

Tak ada yang menarik,jika Anda tidak merasa tertarik –Helen MacInnes

Aturan nomor satu bagi masyarakat yang benar-benar beradab adalah membiarkan manusia berbeda-beda –David Grayson

Hidup manusia penuh dengan bahaya, tetapi justru di situlah letak daya tariknya –Edgar Alnsel Mowrer

Anda tidak dapat merencanakan masa yang akan datang berdasarkan masa lalu –Edmund Burke

Kita tidak bisa mengingkari kesan bahwa manusia umumnya menggunakan standar yang keliru. Mereka mencari kekuatan,sukses dan kekayaan untuk diri mereka sendiri, memuji diri mereka di hadapan orang lain dan mereka memandang rendah pada apa yang sebenarnya berharga dalam hidup –Sigmund Freud

Demokrasi itu baik.Saya mengatakan demikian karena sistem yang lain buruk. –Jawaharlal Nehru

Kebencian seperti halnya cinta, berkobar karena hal-hal kecil –Balzac

Penderitaan adalah pelajaran –Aesop

Universitas ada hanya untuk menemukan dan menyampaikan kebenaran — Robert Maynard Hutchins

Orang berkulit putih, orang berkulit hitam, orang berkulit kuning, semua air matanya asin –Claude Aveline

Sukses adalah keberhasilan yang anda capai di dalam menggunakan talenta-talenta yang telah Allah berikan kepada Anda –Rick Devos

Tidak ada masa depan yang gemilang bagi mereka yang telah kehilangan pengharapan dan imannya. –Samuel Rutherford

Hiduplah sedemikian rupa sehingga Anda tidak akan merasa malu ketika orang laing berbicara tentang keluarga Anda. –Will Rogers

Manusia merencanakan, namun Tuhan yang menentukan. –Thomas A. Kempis

Milioner yang suka tertawa jarang dijumpai. Pengalamanku adalah kekayaan mudah membuat senyum hilang —Andrew Carnegie

Karakter seperti berlian yang mampu menggores semua bebatuan lainnya. — Cyrus A.Bartol

Bekerja keras sekarang, merasakan hasilnya nanti; bermalas-malas sekarang, merasakan akibatnya nanti. — John C. Maxwell

Kehilangan kekayaan masih dapat dicari kembali, kehilangan kepercayaan sulit didapatkan kembali. — Erich Watson

Orang termiskin yang aku ketahui adalah orang yang tidak mempunyai apa-apa kecuali uang. John D.Rockefeller

Bekerja keras sekarang, merasakan hasilnya nanti ; bermalas-malas sekarang, merasakan akibatnya nanti — John C Maxwell

Realitas selalu lebih konservatif daripada ideologi — Raymond Aron

“Jika seseorang belum menemukan sesuatu untuk diperjuangkan hingga akhir hayatnya,
maka kehidupannya tidak berharga.” Martin Luther King Jr,Aktivis HAM AS

“Jika Anda bisa membuat orang lain tertawa, maka Anda akan mendapatkan semua cinta yang Anda inginkan.” Art Buchwald,Kolumnis Peraih Hadiah Pulitzer

“Karena bukan di telingaku kau membisik, namun di hatiku.
Karena bukan di bibirku kau mengecup, namun di jiwaku.” Judy Garland, Aktris Hollywood (1922-1969)

“Ketika kekuatan akan cinta melebihi kecintaan akan kekuasaan, maka dunia pun menemukan kedamaian.” Jimi Hendrix, Gitaris Rock AS

“Ketahuilah, hal-hal terindah di dunia ini terkadang tak bisa terlihat dalam pandangan atau teraba dengan sentuhan; mereka hanya bisa terasakan dengan hati.”
Helen Keller, Penulis Tuna Wicara-Netra AS (1880-1968)

“Jangan menjadi pohon kaku yang mudah patah. Jadilah bambu yang mampu bertahan
melengkung melawan terpaan angin.” (Bruce Lee, Aktor Laga Kungfu)

“Bukti tertinggi pencapaian sebuah nilai adalah memiliki kekuasaan
tak terbatas namun tanpa menyalahgunakannya.” (Thomas Babington, Politisi-Sejarahwan)

Kita tidak dapat memperoleh pikiran yang damai kecuali kita dapat berhubungan dengan
Sumber kedamaian yang yang ada di dalam diri kita. Damai yang kamu miliki dalam dirimu, dan jika kamu mencarinya di luar,kamu tidak akan pernah menemukannya.
(Maha Guru Ching Hai)

Pengetahuan ada dua macam :yang telah kita ketahui dengan sendirinya atau
yang hanya kita ketahui dimana ia bisa didapatkan. (George Bernard Shaw)

Orang yang tidak bisa memaafkan orang lain,sama saja dengan orang yang memutuskan
jembatan yang harus dilaluinya,karena semua orang perlu di maafkan. (Thomas Fuller)

Cinta adalah tamu yang selalu datang tanpa undangan tapi kepergiannya tidak pernah diharapkan.Dan sesungguhnya hati akan merasa memiliki cinta apabila cinta itu telah pergi.

Kebebasan itu berasal dari manusia,tidak dari undang-undang atau institusi. (Clarence Darrow)

Anda belum bisa dibilang kaya sampai Anda memiliki sesuatu yang tidak dapat dibeli uang. (Natalie Portman, aktris)

Saya tidak mengetahui kunci menuju kesuksesan,tetapi kunci menuju kegagalan
adalah berusaha untuk menyenangkan semua orang. (Natalie Portman, aktris)

Nilai seseorang itu ditentukan dari keberaniannya memikul tanggung jawab,
mencintai hidup dan pekerjaannya (Kahlil Gibran)

Uang tidak akan pernah cukup untuk menyembuhkan perasaan sakit dan kebingungan. (Wynona Rider, aktris)

Bekerja dengan rasa cinta berarti melebur diri dengan jiwa sendiri,diri orang lain juga Tuhan (Kahlil Gibran)

Kata yang paling indah bagi umat manusia adalah ‘Ibu’ dan panggilan paling indah adalah ‘Ibuku’. Ini adalah kata penuh harapan dan cinta yang keluar dari kedalaman hati paling dalam. (Kahlil Gibran)

Jika Anda tak dapat memahami teman dalam semua keadaan,maka Anda tak akan pernah dapat memahaminya sampai kapanpun. (Kahlil Gibran)

Kerja adalah wujud nyata cinta. Jika kita tak dapat bekerja dengan kecintaan namun hanya dengan kebencian, lebih baik tinggalkan pekerjaan itu,lalu duduklah di gerbang rumah ibadah untuk menerima derma dari mereka yang bekerja dengan suka cita (Kahlil Gibran)

Selalu ada keindahan dalam setiap masalah.Itu adalah salah satu cara kita belajar
Kecantikan bukan di wajah,melainkan cahaya yang keluar dari dalam hati. (Kahlil Gibran)

Semua yang dimulai dengan rasa marah, akan berakhir dengan rasa malu. (Benjamin Franklin)

Kalau rumput dapat tumbuh melalui semen,cinta dapat ditemukan setiap saat dalam hidup Anda. (Cher)

Pada saat-saat tertentu,seringkali sebaiknya kita bergantung pada intuisi. (Natalie Portman, aktris)

Orang yang berjiwa besar memiliki dua hati, satu hati menangis dan yang satu lagi bersabar (Khalil Gibran)

Kesatuan dan kesederhanaan adalah dua sumber kecantikan sejati.
(Johann Joachim Winckelmann)

Rasa sakit akan memudar,tetapi kecantikan sejati akan abadi (Pierre Auguste Renoir)

Cinta sejati tidak datang kepadamu,tetapi harus datang dari dalam dirimu.

(Julia Roberts, aktris)

Anda tidak akan pernah salah selama selalu berpegang pada kebenaran.
(Sharon Stone, aktris)

“Dalam setiap keindahan, selalu ada mata yang memandang. Dalam setiap kebenaran, selalu ada telinga yang mendengar. Dalam setiap kasih, selalu ada hati yang menerima.”
Ivan Panin, Matematikawan Rusia (1855-1942)

“Waktu terkadang terlalu lambat bagi mereka yang menunggu, terlalu cepat bagi yang takut, terlalu panjang bagi yang gundah, dan terlalu pendek bagi yang bahagia. Tapi bagi yang selalu mengasihi, waktu adalah keabadian.” Henry Van Dyke, Pujangga AS

“Belajar bagaimana cara belajar adalah keahlian terpenting dalam hidup.”
Tony Buzan, Penemu Metode Mind Mapping

Cinta monyet: “Aku mencintai karena aku dicintai”.
Cinta sejati: “Aku dicintai karena aku mencintai.”
Cinta monyet: “Aku mencintaimu karena aku membutuhkanmu.”
Cinta sejati: “Aku membutuhkanmu karena aku mencintaimu.”
Erich Fromm, Pakar Sosiologis-Psikologi Sosial Filsuf Humanis

“Di tiap musibah yang menimpa Anda, ingatlah untuk bercermin
dan bertanya tentang daya apa yang bisa Anda upayakan guna menarik
pelajaran positif dari kejadian itu.” (Epictetus, Filsuf Yunani)

“Dunia bergerak begitu cepat sekarang. Saat seseorang berkata sesuatu tak bisa dilakukan, sesungguhnya dia sudah diinterupsi orang yang telah dapat melakukannya.” Elbert Hubbard (1856-1915), penulis, penerbit, filsuf AS

http://puisionline.com/kata-kata-bijak-kata-mutiara

Syair Rabi’ah Al Adawiyah

Tuhanku, tenggelamkan aku dalam cintaMu
Hingga tak ada sesuatupun yang menggangguku dalam jumpaMu
Tuhanku, bintang-gemintang berkelap-kelip
Manusia terlena dalam buai tidur lelap
Pintu-pintu istana pun telah rapat tertutup
Tuhanku, demikian malampun berlalu
Dan inilah siang datang menjelang
Aku menjadi resah gelisah
Apakah persembahan malamku Kau Terima
Hingga aku berhak mereguk bahagia
Ataukah itu Kau Tolak, hingga aku dihimpit duka,
Demi kemahakuasaan-Mua
Inilah yang akan selalu ku lakukan
Selama Kau Beri aku kehidupan
Demi kemanusiaan-Mu,
Andai Kau Usir aku dari pintuMu
Aku tak akan pergi berlalu
Karena cintaku padaMu sepenuh kalbu

Ya Allah, apa pun yang akan Engkau
Karuniakan kepadaku di dunia ini,
Berikanlah kepada musuh-musuhMu
Dan apa pun yang akan Engkau
Karuniakan kepadaku di akhirat nanti,
Berikanlah kepada sahabat-sahabatMu
Karena Engkau sendiri, cukuplah bagiku

Aku mengabdi kepada Tuhan
Bukan karena takut neraka
Bukan pula karena mengharap masuk surga
Tetapi aku mengabdi,
Karena cintaku padaNya
Ya Allah, jika aku menyembahMu
Karena takut neraka, bakarlah aku di dalamnya
Dan jika aku menyembahMu
Karena mengharap surga, campakkanlah aku darinya
Tetapi, jika aku menyembahMu
Demi Engkau semata,
Janganlah Engkau enggan memperlihatkan keindahan wajahMu
Yang abadi padaku

Ya Allah
Semua jerih payahku
Dan semua hasratku di antara segala
Kesenangan-kesenangan
Di dunia ini, adalah untuk mengingat Engkau
Dan di akhirat nanti, diantara segala kesenangan
Adalah untuk berjumpa denganMu
Begitu halnya dengan diriku
Seperti yang telah Kau katakana
Kini, perbuatlah seperti yang Engkau Kehendaki

Aku mencintaiMu dengan dua cinta
Cinta karena diriku dan cinta karena diriMu
Cinta karena diriku, adalah keadaan senantiasa mengingatMu
Cinta karena diriMu, adalah keadaanMu mengungkapkan tabir
Hingga Engkau ku lihat
Baik untuk ini maupun untuk itu
Pujian bukanlah bagiku
BagiMu pujian untuk semua itu

Buah hatiku, hanya Engkau yang kukasihi
Beri ampunlah pembuat dosa yang datang kehadiratMu
Engkaulah harapanku, kebahagiaan dan kesenanganku
Hatiku telah enggan mencintai selain dari Engkau

Hatiku tenteram dan damai jika aku diam sendiri
Ketika Kekasih bersamaku
CintaNya padaku tak pernah terbagi
Dan dengan benda yang fana selalu mengujiku
Kapan dapat kurenungi keindahanNya
Dia akan menjadi mihrabku
Dan rahasiaNya menjadi kiblatku
Bila aku mati karena cinta, sebelum terpuaskan
Akan tersiksa dan lukalah aku di dunia ini
O, penawar jiwaku
Hatiku adalah santapan yang tersaji bagi mauMu
Barulah jiwaku pulih jika telah bersatu dengan Mu
O, sukacita dan nyawaku, semoga kekallah
Jiwaku, Kaulah sumber hidupku
Dan dariMu jua birahiku berasal
Dari semua benda fana di dunia ini
Dariku telah tercerah
Hasratku adalah bersatu denganMu
Melabuhkan rindu

Sendiri daku bersama Cintaku
Waktu rahasia yang lebih lembut dari udara petang
Lintas dan penglihatan batin
Melimpahkan karunia atas doaku
Memahkotaiku, hingga enyahlah yang lain, sirna
Antara takjub atas keindahan dan keagunganNya
Dalam semerbak tiada tara
Aku berdiri dalam asyik-masyuk yang bisu
Ku saksikan yang datang dan pergi dalam kalbu
Lihat, dalam wajahNya
Tercampur segenap pesona dan karunia
Seluruh keindahan menyatu
Dalam wajahNya yang sempurna
Lihat Dia, yang akan berkata
“Tiada Tuhan selain Dia, dan Dialah Yang maha Mulia.”

Rasa riangku, rinduku, lindunganku,
Teman, penolong dan tujuanku,
Kaulah karibku, dan rindu padaMu
Meneguhkan daku
Apa bukan padaMu aku ini merindu
O, nyawa dan sahabatku
Aku remuk di rongga bumi ini
Telah banyak karunia Kau berikan
Telah banyak..
Namun tak ku butuh pahala
Pemberian ataupun pertolongan
CintaMu semata meliput
Rindu dan bahagiaku
Ia mengalir di mata kalbuku yang dahaga
Adapun di sisiMu aku telah tiada
Kau bikin dada kerontang ini meluas hijau
Kau adalah rasa riangku
Kau tegak dalam diriku
Jika akku telah memenuhiMu
O, rindu hatiku, aku pun bahagia

http://kumpulansyairulamasufi.blogspot.com/2010/04/syair-rabiah-al-adawiyah.html

Syair Sufi

وَمَا سُمِّيَ الإنْسَانُ إِلا لِنَسْيِهِ * وَ سُمِّيَ القلبُ لأنه يتقلَبُ

Tidak dinamakan insan melainkan kerana sifat lupanya,

dan dinamakan hati qalbu kerana ia berubah- ubah

وعين الرضا عن كل عيب كليلة * كما أن عين السخط تبدىالمساويا

Pandangan simpati menutup segala cela
Sebagaimana pandangan benci menampakkan segala cacat

إذالم يكن إلا الأسنة مركب * فماحيلة المضطر إلا ر كوبها

“Apabila tidak ada yang lain melainkan hanya tombak untuk dikendarai
Maka tidak ada jalan lain bagi yang terpaksa kecuali menaikinya.”

اًحرام علي بلابله الوح * حلال للطير من كل جنس

Apakah pohon besar itu haram bagi burung bulbul
Tetapi halal bagi burung jenis lainnya

اًوكلما طن الذباب زجرتته إن الذباب إذاعلي كريم

Apakah setiap lalat yang berisik haruskah kuusir
Kalau begitu lalat sangatlah mulia bagiku

و من جعل غراب له دليل * يمربه علي جيف الكلاب

“Barangsiapa yang menjadikan burung gagak sebagai dalil
Maka ia akan membawanya melewati bangkai-bangkai anjing”

قل بما شئت في مسبة عرضي فسكوتي عند اللئيم جواب

ما أنا عادم الجواب ولكن ما من الأسد أن تجيب الكلاب

Berkatalah sekehendakmu untuk menghina kehormatanku

Toh, diamku dari orang hina adalah suatu jawaban

Bukanlah artinya aku tidak punya jawaban, tetapi

Tidak pantas bagi seekor singa meladeni anjing-anjing

(Diwan asy-Syafi’i hal. 44, tahqiq DR. Imil Badi’ Ya’qub)

إذا ما الأصل ألفي غير زاك فما تزكو مدى الدهر الفروع

Apabila Pondasinya tidak kuat

Maka cabangnya pun akan demikian sepanjang masa

و كم من عائب قولا صحيحا و آفته من الفهم السقيم

Berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar ?

Sebabnya karena pemahaman yang salah/buruk

وإذا الدعاوى لم تقم بدليلها بــ النص فهي على السفاه دليل

Jika para pendakwa tidak menopang dalilnya dengan argumentasi

Maka dia berada di atas selemah-lemahnya dalil

والحق منصور وممتحن فلا تعجب فهذي سنة الرحمن

Kebenaran itu akan menang dan mendapat ujian, maka janganlah

Heran, sebab ini adalah sunnah ar-Rahman (sunnatullah). Imam Ibnul Qoyyim di dalam al-Kafiyah asy-Syafiyah (217)

وإذا لم تر الهلال فسلم لأناس رأوه بالأبصار

Apabila engkau tidak melihat bulan sabit maka serahkanlah

Kepada manusia yang melihatnya dengan mata kepala

لو كنت تعلم ما أقول عذرتني أو كنت أعلم ما تقول عذلتكا

لكن جهلت مقالتي فعذلتني وعلمت أنك جاهل فعذرتكا

Seandainya kamu faham ucapanku niscaya kamu akan memaafkanku

Atau aku mengetahui ucapanmu maka aku mengkritikmu

Tetapi engkau tidak faham ucapanku sehingga mencelaku

Dan aku tahu bahwa kamu tidak faham maka aku memaafkanmu

تكاثرت الظياء على خراش فما يدري خراش ما يصيد

Kijang itu begitu banyak di hadapan Khirasy (sebangsa serigala)

Sehingga dia tidak tahu mana yang harus diburu terlebih dahulu

سارت مشرقة وسرت مغربا شتان بين مشرق ومغرب

Dia berjalan ke timur dan aku berjalan ke barat

Aduhai alangkah jauhnya timur dan barat

احذر لسانك أن يقول فتبتلى إن البلاء موكل بالمنطق

Jaga lidahmu untuk berujar dari petaka

Sebab petaka itu bergantung pada ucapan

فالبهت عندكم رخيص سعره حثوا بلا كيل ولا ميزان

Di sisi kalian dusta itu sangat murah harganya

Tanpa ditakar dan ditimbang mereka menghamburkannya

تَخُضْ فِيْ حَدِيْثٍ لَيْسَ مِنْ حَقِّكَ سِمَاعُهُ

Janganlah engkau menyelam ke suatu pembicaraan yang engkau tidak berhak mendengarkannya

و كم من عائب قولا صحيحا و آفته من الفهم السقيم

Berapa banyak orang yang mencela ucapan yang benar ?

Sebabnya karena pemahaman yang salah/buruk

ستبدي لك الأيام ما كنت جاهلا ويأتيك بالأنباء من لم تزود

Waktu akan menampakkan apa yang tidak kamu ketahui

Dan datang memberimu berita tentang apa yang tak kamu ketahui

لكل مقال مقام و لكل مقام مقال
“Setiap ucapan ada tempatnya dan setiap tempat ada ucapannya tersendiri.”

لاَ يَحْمُدُ السَّيْفُ كُلَّ مَنْ حَمَلَهُ

Pedang itu tidak memuji setiap orang yang membawanya

كل يدعى وصلابليلى وليلى لاتقرلهم بذاك

Semua mengaku-ngaku punya hubungan dengan Laila
Namun Laila memungkiri pengakuan-pengakuan mereka tersebut

فَعَلَيكَ بِالتَفصِيلِ وَالتَبيِينِ فَال إِطلاَقُ وَالإِجمَالُ دُونَ بَيَان
قَد أَفسَدَ هَذَا الوُجُودَ وَخَبَّطا ال أَذهَانَ وَالآراءَ كُلَّ زَمَانِ

Haruslah engkau memperinci dan menjelaskan
Penjelasan global tanpa perincian
Telah merusak alam ini dan membingungkan
Akal pikiran setiap zaman. Ibnul Qayyim

وَمَنْ يَكُ ذَا فَمٍ مُرٍّ مَرِيْضٍ يَجِدُ مَرًّا بِهِ المَاءَ الزُّلالا
Barangsiapa yang merasa sakit mulutnya
Niscaya air yang tawar akan terasa pahit baginya

قَوْمٌ إِذَ الشَّرُّ أَبْدَى نَاجِذَيْهِ لَهُمْ طَارُوا إِلَيْهِ زَرَفَاتٍ وَوُحْدَانٍ
Bila kejelekan menampakkan kedua taringnya pada suatu kaum maka mereka
akan menyerangnya secara berkelompok dan sendiri-sendiri

شِرَاءُ النُّفُوسِ بِالإِحْسَانِ خَيْرٌ مِنْ بَيْعِهَا بِالعُدوَانِ
Membeli jiwa dengan berbuat kebajikan itu lebih baik daripada menjualnya dengan permusuhan

حَيْثُمَا تَسْتَقِمْ يُقَدِّرْ لَكَ اللَّهُ نَجَاحًا
Sekiranya engkau menempuh jalan yang lurus niscaya Alloh akan memastikan kesukesan bagimu

أَعَاذَكَ اللَّه مِنْ سِهَامِهِم وَمُخْطِئٌ مَنْ رَمِيُّهُ القَمَرُ
Semoga Alloh melindungi dari bidikan anak panah mereka
Sungguh naïf orang yang membidikkan anak panahnya ke bulan

رَسْمِ دَارٍ وَقَفْتُ فِي طِلَلِهِ كِدْتُ أَقْضِي الحَيَاةَ مِنْ جَلَلِهِ
Telah berapa banyak bekas-bekas rumah yang aku telah berhenti pada bekas reruntuhannya
Yang hampir saja umurku kuhabiskan untuk itu…

أَعَاذَكَ اللَّه مِنْ سِهَامِهِم وَمُخْطِئٌ مَنْ رَمِيُّهُ القَمَرُ
Semoga Alloh melindungi dari bidikan anak panah mereka
Sungguh naïf orang yang membidikkan anak panahnya ke bulan
Ketahuilah wahai saudaraku…
لاَ يَضُرُّ السَحَابَ نُبَاحُ الكِلاَبِ
Gonggongan anjing-anjing itu tidak membahayakan awan

http://kumpulansyairulamasufi.blogspot.com/2010/04/syair-sufi.html

Nyuwun Pangapunten duh Gusti…

Alunan ayat-ayat itu masih berkumandang kadang lirih kadang keras, sesekali saya dengarkan sambil bersenandung, berkutat dengan angka dan kata bersama komputer portabel itu, terkalahkan dengan suara kotak berwarna 14 inch itu, atau bahkan disela-sela mimpi.

Duh Gusti betapa kurang ajarnya diri ini….

Bahkan tanpa sadar kini Ramadhan segera berada di akhir hari…

Duh Gusti seperti yang sudah-sudah dan hanya itu yang mampu saya lakukan…. mohon ampun Gusti… Nyuwun Agengin Pangaksami

Nyuwun Pangapunten…. Gusti
Ramadhan ini ternyata tanpa sadar saya jalanin
Ramadhan ini ternyata tanpa makna saya lalui
Ramadhan ini bahkan tidak berkesan di hati
Ramadhan ini kini telah hendak pergi

Nyuwun Pangapunten… Gusti
Mohon pertemukan hamba dengan Ramadhanmu tahun depan… Gusti

Nyuwun Pangapunten

http://catatantepi.blogspot.com/2006/10/nyuwun-pangapunten-duh-gusti.html

Qosidah K.H Bisri Mustofa

Kabeh puji syukur kagungane Allah shalawat salam katur maring Rasulullah
Segala puji bagi Allah shalawat dan salam terhaturkan kepada Rasulullah

Kita umat Islam wajib dha berjuang nindaaken printah Allah maha menang
Kita umat Islam wajib berjuang mengerjakan perintah Allah yang Maha Menang

Lanang wadon aja ana kang katinggal nuprih ridla Allah ingkang maha tunggal
Laki-laki dan perempuan jangan ada yang tertinggal memburu ridha Allah yang Maha Tunggal

Aja dumeh wis padha dha duwe partai banjur padha ora gelem cawe-cawe
Jangan mentang-mentang sudah memiliki partai (kelompok sendiri) kemudian tidak mau berpartisipasi

Madurasah pengajian pondok langgar ayo diperjuangake kanti sabar
Madrasah-madrasah, pengajian di pesantren atau di musholla-musholla mari diperjuangkan dengan sabar

Pengajian khusus pengajian umum mlaku bareng keben agamane harum
Pengajian khusus dan untuk umum berjalan bersama untuk mengharumkan agama

Wong berjuang cukup makmum ring ulama ahli sunnah wal jama’ah ingkang lunak
Orang yang berjuang, cukuplah mengikuti para ulama ahli sunnah wal jamaah yang moderat

Jamaah ing langgar rameake lanang wadon cilik gedhe kerahake
Ramaikan shalat berjamaah di Mushola, lelaki dan perempuan, kecil maupun besar, kerahkan semua!

Shalat berjamaah iku ganjarane tikel pitu likur –aduh cah senenge
Shalat berjamaah itu pahalanya berlipat 27, aduh senangnya

Bocah-bocah kudu mlebu madurasah keben besok gedhe ora padha susah
Anak-anak harus sekolah, agar besar nanti tidak (hidup) susah

Syukur terus munggah menyang tsanawiyah sakbanjure nganti tekan ing aliyah
Syukur bila bisa sampai tingkat smp kemudian sampai sma

Syukur lamun wong tuwo kersa mondokne madurasah ngiras ngaji bandungane
Syukur bila orang tua mau memondokkan anaknya, sekolah dan mengaji

Madurasah tanpa mondok iya bisa nanging ora kaya mondok yen dirosho
Bolehlah sekolah tanpa mondok, tetapi kenikmatannya tidak selezat mondok bila dirasa

Pondok iku langsung ngandung macem-macem pendidikan hingga bocah ora ngalem
Pondok itu memiliki berbagai macam pola pendidikan untuk menjadikan anak mandiri

Nomer siji belajar pisah ring ibune ring bapakne kanca kampong familine
Nomor satu, belajar berpisah dengan ibu, bapak, teman kampong dan sanak famili

Nomer loro ngumbah dhewe ngliwet dhewe sugih melarat asor pangkat padha bae
Nomor dua, mencuci sendiri dan memasak sendiri, kaya, miskin derajatnya sama saja

Dahar sak anane gak kaya ing ndalem sega jangan pecel terong sampun marem
Makan seadanya tidak seperti dirumah, nasi pecel terong sudah memuaskan

Ora kenal endog daging iwak banding susu limun ager-ager lan es podeng
Tidak mengenal telur, daging, susu, limun, agar-agar atau es puding

Terang iku pendidikan kang prayoga pemburine manfaati keluarga
Jelas hal itu merupakan pendidikan yang baik, yang memberikan manfaat kepada keluarga

Nomer telu amaliyah islamiyah lung tinulung marang kanca ramah tamah
Nomor tiga, perilaku islamy, saling menolong kepada teman dan ramah tamah

Luwih-luwih bab jamaah musyawarah tansah dipun gatosaken tanpa wegah
Lebih-lebih mengenai jamaah dan musyawarah selalu diperhatikan tanpa bosan

Santri pondok dateng yai demen rikuh marang padha padha ramah ora angkuh
Santri pondok, kepada guru/Kyai tunduk patuh, kepada sesama ramah tidak angkuh

Sapa wonge pengin duwe anak pinter alim aqil syarat telu kudu bener
Barangsiapa yang ingin memiliki anak yang pandai, alim dan berakal, maka ada tiga syarat yang harus dipenuhi

Bener ditetepi aja nguciwani insyaAllah gusti Allah ngelaksanani
Benar-benar ditepati jangan sampai ingkar, insya Allah, Allah akan mengabulkan

Nomer siji putra mempeng sinaune wa man jadda wajada dawuh nabine
Nomor satu, anak harus giat belajar, barang siapa sungguh-sungguh akan memperoleh tujuannya, begitu sabda Nabi

Kaping pindo bapak mempeng but gawene golek tambah rejeki kanggo sangune
Yang Kedua, bapak giat bekerja untuk menambah rizki bagi bekal anak

Mbok menawa putra pengin pinter tenan pindah Mekah Mesir Irak aja heran
Siapa tahu, anaknya betul-betul ingin pandai, maka jangan heran bila anak pindah ke Mekkah, Mesir atau Irak

Kabeh mahu butuh tabah lan sangune sapa maneh sing nanggung yen gak bapakne
Semua itu membutuhkan ketabahan dan biaya, siapa lagi yang akan menanggung bila bukan bapaknya

Para bapak ja kesusu golek mantu durung-durung putra dikon gawe putu
Para bapak jangan tergesa mencari mantu, belum apa-apa anaknya disuruh memberikan cucu

Bapak aja lemah ngeluh, kaya apa? wong anakku wahe arep dadi apa?
Bapak jangan lemah dan mengeluh seperti apa? Ini hanya anakku, mau jadi apa?

Nomer telu ibune kudu kang jungkung nyuwun maring Allah ingkang maha agung
Nomor Tiga, Ibu harus selalu beribadah dan berdoa, memohon kepada Allah Yang Maha Agung

Muga-muga putrane difutuh inggal pinaringan ilmu nafi’ lan berakal
Moga-moga putranya dibuka hatinya, cepat mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan berakal

Manfaati ring agami lan negari bangsa lan famili kabeh kakung putri
Memberikan manfaat bagi agama, negara, bangsa dan familinya laki-laki atau perempuan

Syukur ibu gelem mempeng shalat bengi gusti Allah inggal kersaha maringi
Syukur bila Ibu mau rutin sholat malam, agar Allah segera mengabulkan

Aturane, yen jam sanga bengi turu jam loro wungu nuli inggal wudlu
Caranya, kalau sudah jam sembilan malam segera tidur dan jam dua malam segera bangun dan mengambil air wudlu

Nuli shalat rong rakaat niyatipun ushalli sunnatal hajat, hajatipun
Kemudian shalat malam dua rekaat, dengan niat “saya niat menjalankan shalat hajat” dengan menyebut hajatnya

Mugi-mugi anak kula inggal hasil maksudipun ingkang sae kanti gampil
Moga-moga anak saya segera tercapai cita-citanya yang baik dengan mudah

Bapakipun mugi angsal tambah untung ingkang kathah ingkang halal ingkang agung
Bapaknya, moga-moga mendapat keuntungan yang banyak, halal dan agung

Rakaat ula, fatihah-ayat kursi maca khusyu’ aja eling lombok terasi
Rokaat pertama, membaca fatihah dan ayat kursi dengan khusyu’ jangan sampai terigat sambal terasi

Rakaat tsaniyah, fatihah banjure macaha amanar rasuul sak akhire
Rokaat kedua, membaca fatihah, kemudian membaca ayat “aamanarrasuul.” Sampai akhir

Rampung salam nuli maca “astaghfirullah” kaping pitung puluh taubat maring Allah
Setelah selesai sholat kemudian membaca, ‘Astaghfirullah’ 70 kali niat bertaubat kepada Allah

Nuli maca kaping satus shalawate nuli doa cara jawa apa hajate
Kemudian membaca Sholawat 100 kali, selanjutnya membaca doa dengan bahasa ibu, apa saja hajatnya

Apa nyuwun anak shaleh alim pinter apa nyuwun mantu bagus gagah seger
Apakah memohon agar anaknya menjadi shalih, alim dan pandai, atau memohon menantu yang baik, gagah dan segar berseri

Apa nyuwun bisa gawe omah pantes apa nyuwun sugih banda ingkang leres
Apakah memohon bisa membangun rumah yang pantas atau memohon kekayaan dari sumber yang benar

Apa nyuwun bisa haji ing baitullah apa bahe nyuwuna ring gusti Allah
Apakah memohon agar bisa segera naik haji, apa saja mintalah kepada Allah

Akhiripun, ja lali nyuwun syafaat kanjeng nabi Muhammad kang dadi rahmat
Akhirnya, jangan lupa memohon syafaat/pertolongan Nabi Muhammad yang menjadi Rahmat

Ngucapa, duh kanjeng nabi kula nyuwun syafaat paduka nabi- pokokipun
Ucapkan: duh Nabi saya hanya memohon pertolongan Nabi!

Sageda kula wilujeng dunya khirat keterima amal kula mboten cacat
Moga-moga bisa selamat dunia akhirat, diterima amalnya tanpa cacat

Kula miwah anak putu nyuwun rahmat cekap sandang pangan selamet dunya khirat
Saya dan anak cucu memohon rahmat dicukupkan sandang pangan, selamat dunia dan akhirat

http://huriniin.wordpress.com/2010/03/30/qosidah-k-h-bisri-mustofa/

SYI’IR KH.ABDURRAHMAN WAHID

Astaghfirullaha robbalbarooyaa
Astaghfirullaha minal khothoya
Robbii zidnii ‘ilmaa naafi’aa
Wawa fiqnii ‘amalan shoolihaa

Ya rosuulallah salaamun ‘alaika
Ya rofii’asysyaani waddaroji
‘Athfata yaa jiirotal’alami
Ya uhailaljuudi walkaromi

Ngawiti ingsun nglarah syi’iran
Kelawan muji marang Pengeran
Kang paring rahmat lan kenikmatan
Rino wengi tanpo pitungan

Duh poro konco priyo wanito
Ojo mung ngaji syari’at bloko
Gur pinter dongeng nulis lan moco
Tembe mburine bakal sangsoro

Akeh kang apal Qur’an Haditse
Seneng ngafirke marang liyane
Kafire dhewe gak digatekke
Yen iseh kotor ati akale

Gampang kabujuk nafsu angkoro
Ing pepaese gebyare dunyo
Iri lan meri sugihe tonggo
Mulo atine peteng lan nisto

Ayo sedulur jo ngelalek ake
Wajibe ngaji sak pranatane
Nggo ngandelake iman tauhide
Baguse sangu mulyo matine

Kang aran sholeh bagus atine
Kerono mapan sari ngelmune
Laku thoriqot lan ma’rifate
Ugo hakeqot manjing rasane

Al Qur’an Qodim wahyu minulyo
Tanpo tinulis iso diwoco
Iku wejangane guru waskito
Den tancepake ing njero dodo

Gumantil ati lan pikiran
Rasuking padang kabeh jerohan
Mukjizat rasul dadi pedoman
Minongko dalan manjinge iman

Kelawan Allah kang Maha Suci
Kudu rangkulan rino lan wengi
Ditirakati diriyadhohi
Dzikir lan suluk jo nganti lali

Uripe anyem rumongso aman
Dununge roso tondo yen iman
Sabar narimo najan pas-pasan
Kabeh tinakdir sangking Pengeran
Kelawan konco dulur lan tonggo
Kang podo rukun ojo ngesiyo
Iku sunnahe rasul kang mulyo
Nabi Muhammad panutan kito

Ayo nglakoni sekabehane
Allah kang bakal ngangkat drajate
Senajan asor toto dhohire ananging mulyo maqom drajate

Lamun palastro ing pungkasane
Ora kesasar roh lan sukmane
Den gadang Allah suwargo manggone
Utuh mayite ugo ulese

Ya rasulallah salaamun ‘alaka
Ya rofii’asysyaani waddaroji
‘Athfata yaa jiirotal ‘alami
Ya uhailaljuudi wal karomi

********

Aku memulai menulis syi’ir
Dengan memuji kepada Allah
Yang memberikan rahmat dan kenikmatan
Setiap hari tanpa hitungan

Duh para teman laki dan wanita
Jangan hanya mengaji syari’at saja
Hanya pintar bercerita,menulis,dan membaca
Nanti akhirnya akan sengsara

Banyak yang hafal Qur’an Hadits
Senang mengkafirkan orang lain
Kafirnya sendiri tidak dihiraukan
Kalau masih kotor hati pikirannya

Mudah tertipu nafsu angkara
Dalam keindahan gebyarnya dunia
Iri dan dengki kekayaannya tetangga
Maka itu hatinya gelap dan nista

Ayo saudara jangan melupakan
Wajibnya mengaji dengan tata caranya
Buat menebalkan iman tauhidnya
Baiknya bekal mulia matinya

Yang dinamakan sholeh baik hatinya
Dikarenakan ilmu yang mumpuni
Laku thoriqot dan ma’rifatnya
Serta hakekat yang melekat di hati

Al Qur’an Qodim wahyu yang mulia
Tanpa ditulis bisa di baca
Itu nasihat sang guru bijaksana
Maka tancapkan di dalam dada

Terikatnya hati dan pikiran
MembuAt terang semua batin
Mukjizat rasul jadi pedoman
Sebagai jalan kuatnya iman

Dengan Allah Yang Maha Suci
Harus bersandar setiap hari
Di mujahadahi diriyadhohi
Dzikir dan suluk jangan sampai lupa

Hidup tentram merasa aman
Menancapnya rasa tanda kuatnya iman
Sabar menerima meski pas-pasan
Semua sudah jadi takdir dari Allah

Kepada teman,saudara dan tetangga
Yang rukun jangan bikin kecewa
Itu sunnahnya rasul yang mulia
Nabi Muahammad panutan kita

Ayo mengerjakan semua ( yang tertera di atas)
Allah akan mengangkat derajat
Meski hina keadaannya
Namun mulia maqom derajatnya

Pada akhirnya nanti waktu kita kembali
Tidak kesasar roh dan sukmanya
Ditempatkan oleh Allah di Surganya
Dan utuh mayitnya serta kain kafannya……

http://luckysw.wordpress.com/2011/03/11/syiir-kh-abdurrahman-wahid/

Masjid Pathok Negara Mlangi

Masjid Mlangi berdiri di atas sebidang tanah Kasultanan seluas 1.000 meter persegi, yang terdiri atas bagian ruang utama 20 x 20 meter persegi, serambi masjid 12 x 20 meter persegi, ruang perpustakaan 7 x7 meter persegi, dan halaman seluas 500 meter persegi.

Memasuki gapura halaman masjid, terdapat beberapa tangga menurun. Dengan begitu dilihat dari tinggi tanah pada umumnya, lokasi masjid ini lebih rendah dibanding tanah sekitarnya. Sisi kiri dan halaman masjid terdapat tembok beteng mengelilingi masjid. Di halaman bagian utara terdapat bangunan ruang pertemuan. Namun bangunan ini dibuat pada masa belakangan seiring dengan tuntutan kebutuhan masyarakat.

Di sisi barat, utara dan timur laut terdapat makam. Mereka yang dimakamkan di sana adalah keluarga keraton. Di sisi barat dimakamkan Pangeran Bei. Di utara masjid terdapat makam Pangeran Sedo Kedaton, yaitu Patih Danurejan pada masa Hamengkubuwono II. Di sisi timur adalah makam keluarga Pangeran. Prabuningrat.

Arsitektur masjid Mlangi pada asalnya sama dengan masjid keraton yang lain. Bentuknya seperti Masjid Pathok Nagari Plosokuning. Bangunannya mengikuti gaya arsitektur Jawa dengan penyangga-penyangga kayu. Konon pada masa dulu, soko masjid ini berjumlah 16 buah termasuk empat soko utama di ruang utama masjid. Di sisi masjid dibangun pawestren, tempat khusus untuk sholat kaum putri. Di bagian depan, sisi depan, kanan dan kiri masjid terdapat blumbang sebagai tempat membersihkan kaki jamaah sebelum memasuki masjid.

Sayangnya, bentuk bangunan ini sudah banyak mengalami perubahan. Blumbang yang dulu mengelilingi masjid, sekarang sudah tidak ada lagi. Pada waktu itu, air blumbang diambil dari bendungan Mlangi di wilayah timur. Namun pada perkembangan selanjutnya, jika air dialirkan untuk mengairi blumbang masjid, sawah-sawah di sekitarnya menjadi kering. Akhirnya, blumbang ini ditutup supaya tidak mengganggu kepentingan irigasi sawah.

Hal ini terjadi bersamaan dengan renovasi yang dilakukan tahun 1985. Panitia pembangunan, pada saat itu sowan dulu ke Kraton meminta izin untuk renovasi. Keraton memberikan izin dengan syarat tidak mengubah bentuk aslinya. Namun karena tuntutan untuk memperluas bangunan, masjid Mlangi kemudian ditingkat. Konstruksi bangunannya pun diganti dengan pilar-pilar beton. Sekalipun demikian, bentuk masjid aslinya dipertahankan dengan dinaikkan di lantai atas. Di sisi depan sebelah utara ditambah menara setinggi 20m ; sesuatu yang tidak lazim dalam arsitektur masjid Kasultanan.

Hanya beberapa bagian masjid yang masih terjaga kasliannya. Diantaranya adalah mustoko masjid. Bentuk mustoko ini konon sama dengan mustoko masjid Demak. Di sisi kanan kiri terdapat bunga-bunga melati berjumlah 17 buah. Di bagian atas terdapat sebuah godho dengan posisi berdiri.

Mimbar yang ada di masjid ini juga termasuk yang masih asli. Di sisi depan ada tangga bertingkat. Di bagian luarnya diberi kain mori putih, seperti mimbar-mimbar di masjid kerajaan Mataram tempo dulu. Beduknya juga memper- tahankan replika aslinya. Sekalipun tidak menggunakan kayu yang utuh, diameter beduk ini sama dengan ukuran bedug yang asli, yakni 165 cm.

Pada zaman dulu, pengelolaan masjid ini langsung di bawah kerajaan Ngayogyokarto. Dalam perkembangannya, kepengurusan masjid ini pada tahun 1955 oleh Kasultanan resmi diserahkan masyarakat Mlangi. Hal ini berlangsung pada masa pemerintahan Hamengkubuwono IX. Pada tahun itu, masjid Kasultanan Mlangi diserahkan kepada masyarakat diwakili KH Zainudin dan KH. Masduki. Sejak itulah masjid yang dulunya bernama Masjid Kasultanan Mlangi berubah nama menjadi Masjid Jami’ Mlangi.

Sekalipun demikian, hubungan dengan keraton tetap terjaga. Takmir masjid Mlangi ini dulu diberi bengkok (sawah) oleh keraton. Di lokasi masjid juga terdapat abdidalem keraton. Abdidalem yang ada di sana ada dua yaitu abdidalem pamethakan, dan abdidalem surakso. Yang disebut terakhir ini adalah abdidalem yang berperan sebagai juru kunci pesarean. Pada bulan maulud, para abdidalem dikumpulkan dan dilakukan pasowanan ke keraton.

Semenjak masjid ini diserahkan ke masyarakat, pengelolaan masjid semakin longgar sekalipun tetap berkordinasi dengan keraton. Semenjak diserahkan kepada masyarakat, telah dilakukan pemugaran beberapa kali. Diantaranya pemugaran tahun 1970 dan tahun 1985. Setelah itu juga dilaklukan pemugaran secara berkala sesuai dengan tuntutan kebutuhan masyarakat.

Sekalipun demikian, pesona masjid ini tetap memikat banyak orang untuk datang baik yang bertujuan untuk sholat maupun berziarah. Hal ini terbukti setiap diadakan khaul, mereka yang hadir umumnya telah berulang kali datang.

Diserahkannya pengelolaan masjid ke masyarakat memang bisa dipahami. Di wilayah Mlangi terdapat sembilan pondok pesantren yang dipimpin oleh para kyai yang merupakan keturunan K. H. Nur Iman. Tidak kurang dari 1.000 santri yang belajar di pondok-pondok tersebut. Para santri datang ke Masjid pada saat-saat sholat jama’ah dan jum’atan. Sedangkan kuliah dilaksanakan di pondok masing-masing. Pondok-pondok tersebut adalah PP al-Huda, dipimpin KH Muhtar Dawam, PP. as-Salafiyah dipimpin KH Sujangi, PP al-Miftah dipimpin KH Munahar, PP an-Nasat dipimpin KH Samingun, PP al-Ikhlas dipimpin KH Bahaudin, PP Hidayatul Mubtadi’in dipimpin KH Nur Iman Mukim, PP al-Falahiyah dipimpin Ny. Hj Rubaiyah, PP as-Salimiyah dipimpin KH Salimi, dan PP al-Furqon dipimpin KH Imanuddin.

Pola kepemimpinan Kyai selalu direfleksikan dalam kehidupan sehari-hari dengan slogan “tahu amal dan tahu ilmu”, artinya sukses dunia akherat. Cerminan seperti itu masih terlihat sampai sekarang sehingga di dusun Mlangi sulit dicari orang yang malas bekerja apalagi malas beribadah khususnya sholat.
Kehidupan beragama di sana juga membanggakan, sehingga gangguan-gangguan dari luar seperti pencuri dapat dikatakan tidak ada. Berdasarkan cerita dari warga barang yang hilang sering kembali sendiri. Untuk memberi bimbingan keagamaan dan meningkatkan ketaqwaan setiap ba’dal subuh dan ba’dal maghrib diadakan ceramah oleh kyai-kyai pimpinan pondok pesantren seluruh Mlangi secara bergiliran. Ketua ta’mir masjid pada saat ini dipercayakan kepada K. H. Muhtar Dawam dan di dalam menjalankan tugasnya dibantu oleh kyai-kyai yang lain.
Kegiatan Masjid Jami’ Mlangi selama Bulan Ramadhan adalah dengan dilaksanakannya Madrasah Diniyah dengan santri yang mayoritas berasal dari lain wilayah. Daerah ini juga dikenal dengan budaya mercon khususnya pada saat bulan Romadhon. Budaya ini diyakini oleh masyarakat Mlangi sebagai sarana minta maaf. Unine mercon kanggo sarono njaluk ngapuro (suara mercon sebagai sarana untuk meminta maaf). Semakin keras suara mercon dan jumlahnya banyak maka dosa yang diampuni juga semakin banyak. Kebiasaan ini memang telah berlangsung sejak dulu, hingga kini masih berlanjut. Namun semakin hari, mengingat resiko bahaya yang mungkin ditimbulkan, budaya ini sudah sedikit berkurang.

Di Mlangi juga dikenal tradisi jenang manggul. Tradisi ini bermula sejak Hamnegkubuwono I, saat memberikan tanah perdikan Mlangi. Pada saat Kyai Nur Iman hendak mendirikan pesantren, Hamengkubuwono I saat peletakan batu pertama dilakukan tradisi jenang manggul. Artinya sageto manggul ayahandanipun kyai Nur Iman dalam hajatnya menyebarkan ajaran Islam.

Semangat inilah yang terus menggelora. Menurut Kyai Nur Iman, dalam memperjuangkan Islam kita harus bersungguh-sungguh. Sebab itu, tradisi “jenang manggul”, yang dilakukan dengan memasak bubur dalan jumlah besar, dimaksudkan untuk mengingatkan akan beban tanggungjawab yang tidak ringan ini.

Nama Kyai Haji Nur Iman telah membawa nuansa Islami bagi masyarakat luas. Makamnya pun sampai sekarang banyak diziarahi orang. Hal itu terbukti bahwa hampir 200 orang per hari, hadir tamu dari luar daerah yang bermaksud mengunjungi masjid sekaligus ziarah ke Makam Kyai. Bahkan pada hari-hari tertentu pengunjung mencapai 500 orang. Umat Islam yang telah berkunjung biasanya bercerita kepada orang lain dari cerita tersebut juga ditindaklanjuti untuk ikut berkunjung. Semua ini tentu membawa berkah, tidak saja bagi yang berkunjung tapi juga bagi masyarakat sekitar.

http://gudeg.net/id/directory/14/1184/Masjid-Pathok-Negara-Mlangi.html