:: www.ldnu.or.id :: Lembaga Dakwah NU :: Dokumen para Kyai, Ustadz dan Santri ::

Archive for the ‘Kumpulan Do’a’ Category

Mujahadah mbah kholil bangkalan

١

اْلفَاتِحَةُ       x١٠٠ 

٢

اَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمَ    x١٠٠

٣

لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ     x ١٠٠

٤

لاَ حَوْلَ وَ لاَ مَلْجَأَ مِنَ اللهِ إِلاَّ إِلَيْهِ      x ١٠٠

٥

اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَ عَلَى الِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ      x ١٠٠

٦

يـَـا اللهُ يَا قَدِيْمُ      x١٠٠

٧

يـَـا سَمِيْعُ يـَـا بَصِيْرُ      x١٠٠

٨

يـَـا مُبْدِئُ يـَـا خَالِقُ      x١٠٠

٩

يـَـا حَفِيْظُ يـَـا نَصِيْرُ يـَـا وَكِيْلُ يـَـا اللهُ      x١٠٠

١٠

يـَـا حَيُّ يـَـا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ اَسْتَغِيْثُ      x١٠٠

١١

يـَـا لَطِيْفُ      x ١٢٩

١٢

اَسْتَغْفِرُ اللهَ اْلعَظِيْمَ إِنَّهُ كـَـانَ غَفَّارًا      x١٠٠

١٣

اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ قَدْ ضَاقَتْ حِيْلَتِىْ اَدْرِكْنِىْ يَا رَسُوْلَ اللهِ      x١٠٠

١٤

اللّهُمَّ صَلِّ صَلاَةً كَامِلَةً وَ سَلِّمْ سَلاَمًا تَامًّا عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ الَّذِى تَنْحَلُّ بِهِ اْلعُقََََدُ وَ تَنْفَرِجُ بِهِ اْلكُرَبُ وَ تُقْضَى بِهِ اْلحَوَائِجُ وَ تُنَالُ بِهِ الرَّغَائِبُ وَ حُسْنُ اْلخَوَاتِمِ وَ يُسْتَسْقَى اْلغَمَامُ بِوَجْهِهِ اْلكَرِيْمِ وَ عَلَى الِهِ وَ صَحْبِهِ فِى كُلِّ لَـمْحَةٍ وَ نَفَسٍ بِعَدَدِ كُلِّ مَعْلُوْمٍ لَكَ      x١٠٠

١٥

اللّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنْجِيْنَا بِـهَا مِنْ جَمِيْعِ اْلأَهْوَالِ وَ اْلآفَاتِ وَ تُقْضَى لَنَا جَمِيْعَ اْلحَاجَاتِ وَ تُطَهِّرَنَا ِبـهَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ وَ تَرْفَعُنَا ِبـهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَ تُبَلِّغُنَا ِبـهَا أَقْصَى اْلغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ اْلخَـيْرَاتِ وَ بَعْدَ اْلـمَمَاتِ

١٦

يـَـا بَدِيْعُ      x١٠٠

١٧

اللهُ أَكْبَرُ  x٣  يـَـا رَبَّنَا وَ اِلـهَنَا وَ سَيِّدَنَا أَنْتَ مَوْلاَنَا فَانْصُرْنَا عَلَى اْلقَوْمِ اْلكَافِرِيْنَ      x ٣

١٨

حَصَّنْتُكُمْ بِالْحَيِّ اْلقَيُّوْمِ الَّذِى لاَ يَمُوْتَ أَبَدًا وَدَفَعْتُ عَنْكُمُ السُّوْءَ بِأَلْفِ أَلْفِ لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ      x ٣

١٩

الْحَمْدُ ِللهِ الَّذِى أَنْعَمَ عَلَيْنَا وَ هَدَانَا عَلَى دِيْنِ اْلإِسْلاَمِ     x ٣

٢٠

 

بِسْمِ اللهِ مـَا شَــاءَ اللهُ لاَ يَسُوْقُ الْخَيْرَ إِلاَّ اللهَ      x ١

بِسْمِ اللهِ مـَا شَــاءَ اللهُ لاَ يَصْرِفُ السُّــوْءَ إِلاَّ اللهَ      x ١                      x ٣

بِسْمِ اللهِ مـَا شَــاءَ اللهُ مَا كَانَ مِنْ نِعْمَةٍ فَـمِنَ اللهِ      x ١

بِسْمِ اللهِ مـَا شَــاءَ اللهُ لاَ حَوْلَ وَ لاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللهِ اْلعَلِيِّ اْلعَظِيْمِ      x ١

٢١

سَأَلْتُكَ يـَـا غَفَّارُ عَفْوًا وَ تَوْبَةً # وَ بِاْلقَهْرِ يـَـا قَهَّــارُ خُذْ منْ تَحَيَّلاً      x ٣

٢٢

يـَـا جَبَّارُ يَــا قَهَّارُ يَــا ذَا اْلبَطْشِ الشَّدِيْدِ خُذْ حَقَّنَا وَ حَقَّ اْلـمُسْلِمِيْنَ مِـمَّنْ ظَلَمَنَا وَ اْلـمُسْلِمِيْنَ وَ تَعَدَّى عَلَيْنَا وَ عَلَى اْلـمُسْلِمِيْنَ      x ٣

٢٣

الفاتحة و التهليل      x١

Advertisements

DOA NUR NUBUWAT

dari : Abu Fauzan
Assalamu’alaikum Wr.Wb

Pembaca yang budiman, lk. 24 tahun yang lalu saya telah mengenal doa Nur-Nubuwat ini. Pertama kali saya tahu Namanya ketika setiap Malam Jumat selepas baca Surah Yasin bersama di surau tempat saya belajar ngaji pertama kali, guru saya (almarhum) dalam setiap doanya selalu menyertakan doa ini, hampir tidak pernah terlewatkan. Ketika itu saya penasaran dan mencari tahu tentang doa Nur-Nubuwat ini. Dan akhirnya saya dapat juga.
Setelah dapat duanya saya langsung menghapalnya, dan saya merasa heran, ketika saya menghapalkan doa ini, terasa sulit sekali. Padahal saya pernah menghafal doa yang lebih panjang dari doa ini tidak pernah merasakan kesulitan.
Selama lk. Satu bulan lamanya saya baru bisa mengamalkan doa ini tanpa harus melihat teksnya.
Dan alhamdulillah selama 24 tahun lebih doa ini bisa terus saya amalkan, dan tentu saja telah merasakan hikmah dan fadhilahnya…kalau tidak, saya pun tidak mau berbagi dengan anda.
Berangkat dari sanalah saya ingin doa ini juga diamalkan oleh saudara-saudara saya yang belum mengamalkannya. Semoga dengan wasilah tulisan saya ini anda pun bisa mengamalkan juga.
Doa Nur Nubuwah Sangat banyak faedahnya, di antarnya :
Apa yang dikehendaki Insya Allah dapat tercapai
Rasulallah SAW bersabda, setelah shalat subuh duduk di mesjid bersama para sahabat, datanglah Malaikat Jibril membawa Doa Nur Nubuwah seraya berkata :” Aku di utus Allah SWT membawa Doa Nur Nubuwah ini untuk diserahkan kepadamu”
Apabila dibaca :
1. Setelah Shalat 5 waktu insya allah akan terkabul semua hajtnya.
2. Jika dibaca ketika matahari akan terbenam maka Allah akan memberikan ampunan akan segala dosanya.
3. Jika kamu mempunyai musush, maka bacakanlah doa ini, maka musuh akan berubah jadi sayang.
4. Kemudian Rasullah saw, bersabda:”doa ini akan lebih berfaedah jika di baca, apabila tidak bisa membaca atau tidak hafal, tulisannya ditaruh di rumah, insya allah akan mendapat penjagaan dari Allah dan selamat dari sihir, santet dan guna-guna.
5. Apabila tulisannya diletakkan pada tanaman, insya allah bakal selamat dari hama.
6. Bila diletakkan pada tempat yang angker/menakutkan, atau pada tempat-tempat yang ditempati jin atau hantu dan segala maccam makhluk halus maka akan bubar.
7. Apabila dibaca tiap hari maka selamat dari siksanerak, selamat dunia akhirat, dan selamat dari godaan syetan.
8. Apabila dibaca pada malam jumat sebanyak 50 kali, insya allah terhindar dari kufur, bidah dan dijauhkan dari pekerjaan jelek.
9. Apabila ingin melihat barang-barng yang indah dalam mimpi, maka bacalah pada malam sabtu 100 kali.
10. Jika dalam pelayaran dan tidak membawa air tawar, maka bacalah doa ini pada air laut, dan tipukan. Insya Allah air lau akan menjadi tawar dengan idzin Allah.
11. Apabila dibaca pada malam sabtu maka akan awet muda
12. Jika dibaca pada setiap malam Senin akan diberikan keselamatan
13. Jka dibaca pada malam Selasa, maka akan jadi kuat.
14. Jika dibaca pada malam rabu, giginya akan kuat.
15. Apabila dibaca pada malam Kamis, akan menjadi keliahatan bagus wajahnya, cantik/tampan.
16. Jika dibacakan pada binatang galak/buas akan menjadi jinak.
17. Jika dibaca pada tengah malam, malaikat akan turun dan memintakan ampun untuk orang yang membacanya.
18. Jika dibaca pada Hari RAya, maka akan terkabul semua hanjatnya.
19. Rasul SAW bersabda, “Jika ingin bertemu dengan para Nabi dalam mimpi, maka bacalah sebelum tidur 100 kali. Insya Allah kan bertemu dengan para Nabi dalam mimpi.Dan siapa yang melihat akan merasa sayang padanya.
20. Jika ada orang yang sakit, bacalah pada minyak lalu usapkan pada orang tersebut.
21. Jika ada orang yang kesurupan, bacalah doa tersebut pada minyak, tau air lalu berikan pada orang yang kesurupan tersebut.
22. Jika ingin disayang oleh atasan atau para pejabat, maka bacalah doa ini.
23. Jika ingin kuat berjalan, maka bacalah doa tersebut pada telapak tangan, lalu usapkan pada kaki.
24. Jika akan turun hujan, sementara anda tanggung mau bepergian, bacalahdoa Nur Nubuwah ini, insya allah dengan izin Allah akan berhenti.
25. Jika ada yang mau melahirkan dan sulit bacalah doa ini pada air lalu berikan pada orang terebut, insya allah akan digampangkan.
26. Jika ada perkelahian, atau perselisihan, maka bacalah doa ini, maka akan jadi reda perselesihannya.
27. Jika ada orang sakit mata bacalah doa ini pada lalu kedip-kedipkan pada mata yang sakit.
28. Jika ada yang digigit ular bacalah doa ini pada tempat yang digigit, insya allah racunnya tidak akan berbahaya.
29. Rasul SAW bersabda'”Jika kami ingin dimuliakan atau disegani orang lain maka bacalah doa ini.
30. Dan masih banyak lagi fadhilahnya yang tidak sempat admin tulis.
Pesan dari saya, jika mau mengamalkan doa Nur Nubuwah, bacalah dengan penuh keyakinan dan keihlasan. Yakinlah bahwa Allah SWT akan mengabulkan doa kita. Dan perlu kita ketahui, dan tekankan, doa apapun tidak mempunyai kekuatan kalau tidak dikehendaki oleh Allah. Allahlah sumber segala kekuatan. Doa hanyalah media saja.

Walau di atas tercantum beberapa fadhilahnya, tapi janganlah dijadikan tujuan. Amalkan doa ini karena mengharap ridha-Nya. Dan karena diperintah untuk berdoa.
Allah berfirman dalam Surah Albaqarah ayat 186 :
“Dan apabila hamba-hamba-Ku bertanya kepadamu tentang aku, Maka (jawablah), bahwasanya Aku adalah dekat. Aku mengabulkan permohonan orang yang berdoa apabila ia memohon kepada-Ku, Maka hendaklah mereka itu memenuhi (segala perintah-Ku) dan hendaklah mereka beriman kepada-Ku, agar mereka selalu berada dalam kebenaran.”

Yakinlah Allah dekat dan mendengar setiap permohonan kita dan akan mengabulkan permohonan kita dengan syarat mau memenuhi setiap perintah-Nya dengan dasar keimanan dan keikhlasan.

Inilah Doanya :

ALLAHUMMA DZIS SULTHOONIL AZHIM WA DZIL MANIL QODIM WA DZIL WAJHIL KARIIM WA WALIYYIL KALIMAATI TAAMMAATI WAD DA’AWAATIL MUSTAJAABATI ‘AAQILIL HASANI WAL HUSAINI MIN ANFUSIL HAQQI ‘AINIL QUDROTI WAN NAAZHIRIIN WA ‘AINIL INSI WAL JINNI WA IN YAKKADU LADZINA KAFAARUU LAYUZLIQUUNAKA BIABSHAARIHIM LAMMAA SAMI’UUDZIKRA WA YAQULUUNA INNAHU LAMAJNUN.WA MAA HUWA ILLAA DZIKRUN LIL ‘AALAMIIN WAMUSTAJAABU LUQMAMAANIL HAKIIM WA WARITSA SULAIMAANU DAAWUDA ALAIHIMASS SALAM, AL WADUU DZUL ‘ARSYIL MAJIID. THOWWIL UMRII WA SHAHHIH JASADII WAQDHI HAAJATI WA AKTSIR AMWAALII WA AULAADI WA HABBIB LIN NAASI AJMA’IIN. WA TABAA ‘ADIL ‘ADAAWATA KULLAHA MIN BANII AADAMA ‘ALAIHIS SALAM MAN KANA HAYYAN WA YAHIQQAL QOULU ‘ALAL KAAFIRINA WA QUL JAA AL HAAQQU WA ZAHAQAL BAATHILU INNAL BAATHILA KAANA ZAHUUQA WA NUNAZ ZILU MINAL QUR’AANI MA HUWA SYIFAA’UN WA RAHMATUN LIL MUM’MINIIN WA LAA YAZZIDUZH ZHAALIMIINA ILLAA KHASAARO.
SUBHAANA RABBIKA RABBIL ‘IZZATI ‘AMMA YASHIFUUN WA SALAAMUN ‘ALAL MURSALIIN WAL HAMDULILLAHI RABBIL’AALAMIIN.

Sumber : Mujarabat Lengkap
Ditulis oleh : ABU FAUZAN
Email : insya.allah.bisa.kaya@gmail.com

MACAM MACAM ZDIKIR:LAFADZ-LAFADZ DZIKIR DAN KEUNGGULANNYA

07:51 Santriwan Mlangi Yogyakarta Indonesia

Lafadz-lafadz dzikir itu sanyak banyak, diantaranya : Tasbih, Tahmid, Tahlil, Takbir, Tamjid, Sholawat, dll. Akan tetapi diantara lafadz-lafadz dzikir yang disebut diatas tadi adalah yang paling utama. Menurut Sabda Rasulullah SAW, yaitu kalimat Laa ilaaha illallaah, sebagaimana keterangan Hadits : “YAng paling utama apa yang aku ucapkan dan apa yang diucapkan Nabi-nabi sebelumku, yaitu Laa ilaaha llallaah”.(Al-Hadits).

Malahan ada Hadits yang menerangkan keunggulan kalimah itu, Sabda Rasulullah SAW : Jika ditimbangkan tujuh petala langit dalam satu daun timbangan, dan kalimat Laa ilaaha illallaah dalam satu timbangan yang lainnya, maka akan lebih berat kalimat Laa ilaaha illallaah”. Kesimpulan Hadits-hadits tersebut diatas, diantaranya para Ulama’ memperbanyak Wirid untuk menambah dan memperkuat iman sebagaimana sabda Nabi SAW : “Perbaharuilah iman kamu! Para sahabat bertanya: Bagaimana kami memperbaharui Iman kami ya Rasulullah ? Jawab Nabi : Dengan memperbanyak ucapan Laa ilaaha illallaah”.(Al-HAdits). Apa sebabnya Nabi SAW memerintakan harus memperbanyak membaca kaliamah Laa ilaaha illallaah…… ? Karena iman itu menurut ulama’ terbagi dalam Lima bagian : 1. Iman Mathbu(Iman para Malaikat).Iman ini tidak pernah berkurang, juga tidak pernah bertambah, tegasnya, Iman para Malaikat sudah ditetapkan. 2. Iman Ma’sum(Iman para Nabi). Iman ini kadang-kadang bertambah apa bila datang Wahyu, namun tidak pernah berkurang,tegasnya dihindarkan dari kekurangan. 3. Iman Makbul(Iman Orang-orang Muslimin-muslimat). Iman ini kadang-kadang bertambah apa bila mengerjakan tho’at, Berkurang apa bila mengerjakan ma’siat. tegasnya akan diteima apa bila mengerjakan tho’at kepada Allah. 3. Iman Maohuf(Imannya ahli Bid’ah). Tegasnya ditangguhkan. Apa bila ahli Bid’ah itu berhenti dari mengerjakan Bid’ah nya, imannya akan diterima oleh Allah SWT. Ahli Bid’ah itu diantaranya : Kaum Rofidhah atau Dukun, Ahli sihir dll. 5. Iman Mardud(Ditolak Imannya). Tidak diterima olah Allah SWT seperti Imannya orang-orang musyrik, murtad, kafir, dll. Menurut Hadits tadi jelas bahwa apa bila ingin kuat iman, memparbanyak kalimat tadi(Laa ilaaha illallaah).

Membaca kalimah Laa ilaaha illallaah menurut ahli fiqih dalam sehari semalam tidak boleh kurang dari 13 kali. Tetapi menurut ahli Tasawwuf, tidak boleh kurang dari 1.200 kali, malah lebih banyak makin bertambah pahalanya. Didalm Hadits dijelaskan keunggulan/khasiatnya kalimah itu : “Barang siapa mengucapkan kalimah Laa ilaaha illallaah serta dipanjangkan dengan maksud mengagungkan, maka dihancurkan baginya empat ribu dosa besar'(Al-Hadits). Barangsiapa mengucapkan Laa ilaaha illallaah dengsn ikhlas dan bersih hatinya, pasti ia masuk Syurga”(Al-Hadits). Kalimah Laa ilaaha illallaah adalah Benteng Kami. Barang siapa yang masuk kedalam benteng itu tentu akan diselamatkan dari siksa kami(Al-Hadits). Sahabat bertanya kepada Nabi SAW : Kalau Syurga itu untuk siapa Ya Rasulullah….? Jawab Rasulullah: Itu diperuntukkan bagi ahli Laa ilaaha illallaah. Kalu neraka ….? Jawab Rasulullah : itu untuk yang tidak pernah membaca Laa ilaaha illallaah. Siapa saja manusia yang ucapan terakhirnya (pada Sakaratil Maut) membaca kalimah Laa ilaaha illallaah, maka orang itu akan masuk kedalam Syurga.

Agar manusia selamat dan jadi ahli Syurga, Rasulullah SAW bersabda : “Talqinlah oleh kamu orang-orang yang akan mati dengan kalimah Laa ilaaha illallaah”. Dengan Hadits ini, jelas bahwa yang harus diajari mengucapkan kalimah Laa ilaaha illallaah, adalah orang “yang akan mati”, bukan hanya kepada yang sedang menghadapi sakaratil maut, karena bukankah orang yang sehat wal’afiat juga akan mati? Dari pada kita menunggu sampai sudah sekarat, alangkah baiknya kalau mulaindari sekarang, selagi kita masih sehat dan mampu, karena apabila kita sudah jatuh sakit, yang kadang-kadang sampai tidak bisa makan/minum, apalagi diajari dzikir, yang apa bila didalam hatinya tidak ada iman, tidak menyenangi dzikir dari sejak sekarang(berlatih dari sekarang), secara syari’at tentu akan sulit. Kalau sakaratil maut sudah datang ,mata melotot sudah tidak bisa lagi melihat, telinga sudah tidak dapat mendengar lagi, mulut sudah tidak dapat berkata-kata lagi, kemauan dan kesanggupan sudah hilang sama sekali. Yang masih ada adalah Ilmu dan Hayat. tanpa berlatih dari sejak sekarang untuk berdzikir Laa ilaaha illallaah dalam sa’atnya akan dilaksanakan (dalam sakaratil maut)sangat kecil kemungkinannya akan mampu. seperti Tentara yang memegang senjata yang ampuh,kalau tanpa latihan, tentu akan kikuk dan kaku dalam medan pertempuran karena tidak pernah berlatih dahulu.

Pada saat nyawa akan keluar dari jasad kita,mula-mula dari ujung ibu jari kaki, menjalar sampai kelutut, naik lagi sampai ke pusar, terus ke jantung, punggung, ke hati, ke dada langsung ke tengggorokan, ke otak …… barulah lepas….. Pada waktu ruh keluar lepas dari otak, apa bila tidak dibarengi dengan dzikir pada Allah SWT dikhawatirkan kita akan mati dalam keadaan “su’ul Khotimah”. Namun apa bila kita sudah terbiasa latihan dzikir mulai dari sekarang, sehingga dzikir itu menyerap kesekujur tubuh, Insya Allah ruh kita akan keluar dibarengi dengan dzikir kepada Allah. Firman Allah SWT dalam Al-Qur’an : “Hai jiwa yang tenang, kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhoi-Nya. Maka masuklah kedalam jama’ah hamba-hamba-Ku dan masuklah kedalam Syurga-Ku”(QS.89 Al-Fajr 27-30).
Orang yang sakaratulmaut biasanya mengucapkan apa yang dia ucapkan ketika sehat jika ketika hidupnya tidak biasa mengucapkan kalimah toyyibah atau menyebut asma Alloh ,maka orang tersebut juga akan kesulitan mengucapkan kalimah toyyibah atau menyebut asma Alloh.

http://www.mlangi-yogyakarta.co.cc/2010/03/macam-macam-zdikirlafadz-lafadz-dzikir.html

Do’a Sehari-hari


Berikut adalah do’a sehari-hari dengan sumber hadits yang jelas. Versi lain dalam PDF berupa kumpulan do’a dalam Al Qur’an dan Hadits bisa didowload di:

Kumpulan do’a dalam Al Qur’an dan Hadits

1.Do’a Sebelum Makan

Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiimi.

Artinya : Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR. Ibnu as-Sani)

2. Do’a Sesudah Makan

Alhamdulillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiina

Artinya : Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim. (HR. Abu Daud)

Alhamdulilaahilladzi ath’amanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwwatin.

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan melipahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatanku. (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)

3. Do’a Sebelum Tidur

Bismikallahhumma ahyaa wa bismika amuutu.

Artinya : Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati. (HR. Bukhari dan Muslim)

4. Do’a Sesudah Bangun Tidur

Alhamdulillaahil ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuuru

Artinya : Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada-Nya-lah kami akan kembali (HR. Bukhari)

5.Do’a Terkejut Bangun Dari Tidur

A’uudzu bikalimaatillahit tammaati min ghadhabihi wa min syarri ‘ibaadihi wa min hamazaatisy syayaathiini wa an yahdhuruuni

Artinya : Aku berlindung dengan kalimah Allah yang sempurna dari kemarahan Allah dari kejahatan hamba-hamba-Nya dan dari gangguan setan dan dari kehadiran mereka (HR. Abu Daud dan Tir-middzi)

6.Do’a Mimpi Baik

Alhamudlillaahirrabbil ‘alamiina

Artinya : Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam (HR. Bukhari)

7.Do’a Mimpi Tidak Baik

Allaahumma innii a;uudzu bika min ‘amalisy syaythaani, wa sayyi’aatil ahlaami

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk (HR. Ibn as-Sani)

8.Do’a Sesudah Duduk Bangun Tidur

Laa ilaaha illaa anta subhaanaka allahuma zidnii ‘ilman wa laa tuzigh qalbii ba’da idz hadaitanii wa hablii min ladunka rahmatan innaka antal wahhaabu.

Artinya : Tidak ada Tuhan melainkan Engkau, maha suci Engkau ya Allah, aku minta ampun kepada-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu. Ya Allah, tambahlah ilmuku dan janganlah Engkau gelincirkan hatiku setelah Engkau memberi petunjuk kepadaku, dan karuniakanlah rahmat untuk-ku daripada-Mu, sesungguhnya Engkaulah yang maha Memberi. (HR. Abu Daud)

9.Do’a Menjelang Shubuh

Allaahumma innii a’uuzdu bika min dhiiqid dun-yaa wa dhiiqi yaumil qiyaamati.

Artinya : Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesempitan dunia dan kesempitan hari kiamat. (HR. Abu Daud)

10. Do’a Menyambut Datangnya Pagi

Ashbagnaa wa ashbahal mulku lillaahi ‘Azza wa jalla, wal hamdu lillaahi, wal kibriyaa’u wal ‘azhamatu lillaahi, wal khalqu wal amru wallailu wannahaaru wa maa sakana fiihimaa lillaahi Ta’aalaa. Allahummaj’al awwala haadzan nahaari shalaahan wa ausathahu najaahan, wa aakhirahu falaahan, yaa arhamar raahimiina.

Artinya : Kami telah mendapatkan Shubuh dan jadilah segala kekuasaan kepunyaan Allah, demikian juga kebesaran dan keagungan, penciptaan makhluk, segala urusan, malam dan siang dan segala yang terjadi pada keduanya, semuanya kepunyaan Allah Ta’ala. Ya Allah, jadikanlah permulaan hari ini suatu kebaikan dan pertengahannya suatu kemenangan dan penghabisannya suatu kejayaan, wahai Tuhan yang paling Penyayang dari segala penyayang.

Allahumma innii as’aluka ‘ilman naafi’an wa rizqan thayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan

Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang berguna, rezki yang baik dan amal yang baik Diterima. (h.r. Ibnu Majah)

11. Do’a Menyambut Petang Hari

Amsainaa wa amsal mulku lillaahi walhamdulillahi, laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu. Allahumma innii as’aluka min khairi haadzihil lailati wa khhaiiri maa fiihaa, wa a’uudzu bika min syarrihaa wa syarrimaa fiihaa. Allaahumma innii a’udzuu bika minal kasali walharami wa suu’il kibari wa fitnatid dun-yaa wa ‘adzaabil qabri.

Artinya : Kami telah mendapatkan petang, dan jadilah kekuasaan dan segala puji kepunyaan Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan kebaikan yang terdapat padanya dan aku berlindung dengan-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang terdapat padanya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari malas, tua bangka, dan dari keburukan lanjut umur dan gangguan dunia dan azab kubur. (HR. Muslim)

Allaahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta, ‘alaika tawakakaltu wa anta rabbul ‘arsyil ‘azhiimi, maa syaa’allahu kaana, wa maa lam yasya’ lam yakun. Laa haula wa laa quwwata illaa billahil ‘alliyyil ‘azhiimi. A’lamu annallaaha ‘alaa kuli syai’in qadiirun, wa annallahu qad ahaatha bukillin syai’in ‘ilman. Allahumma innii a’uudzu bika min syarri nafsii, wa min syarri kuli daabbatin anta aakhidzun bi naashiyatihaa. Inaa rabbii’alaa shiraathin mustaqiimin.

Artinya : Ya allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang lain kecuali Engkau, kepada-Mu aku bertawakkal, dan engkau adalah penguasa ‘Arasy Yang Maha Agung, apa yang dekehendaki Allah pasti terjadi, dan apa yang tidak dikehendaki-Nya, tidak akan terjadi, tidak ada daya dan uapaya melainkan dengan Allah yang Maha Tinggi dan Maha Besar. Aku mengetahui bahwa Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu, dan bahwa pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu. Ya Allah, aku berlindung dengan-Mu dari kejahatan dariku, dan kejahatan setiap binatang yang melata yang Engkau dapat bertindak terhadapnya, sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.

12. Do’a Masuk Rumah

Assalaamu ‘alaynaa wa ‘ alaa ‘ibaadillahish shaalihiina. Allaahumma innii as-aluka khayral mawliji wa khayral makhraji. Bismillahi walajnaa wa bismillaahi kharahnaa wa ‘alallahi tawakkalnaa, alhamdulilaahil ladzii awaanii.

Artinya : Semoga Allah mencurahkan keselamatan atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang shalih. Ya Allah, bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluarku. Dengan menyebut nama-Mu aku masuk, dan dengan mneyebut nama Allah aku keluar. Dan kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri. Segala puji bagi Allah yang telah melindungi kami. (HR. Abu Daud)

13. Do’a Keluar Rumah

Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi.

Artinya : Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)

14. Do’a Menuju Masjid

Allaahummaj’al fii qalbii nuuran wa fii lisaanii nuuran waj’al fii sam’ii nuuran waj’al fii basharii nuuran waj’al min khalfii wa min amaamii nuuran waj’al min fawqii nuuran wa min tahtii nuuran. Allahumma a’thinii nuuran.

Artinya : Ya Allah, jadikanlah dalam qalbuku nur, dalam lisanku nur, jadikanlah dalam pendengaranku nur dan dalam penglihatanku nur. Jadikanlah dari belakang-ku nur dan dari depanku nur. Jadikanlah dari atasku nur dan dari bawahku nur. Ya Allah, berilah aku nur tersebut. (HR.Muslim)

15. Do’a Masuk Masjid

A’uudzu billahil ‘aliyyil ‘azhiimi. Wa biwajhihil kariimi, wa bisulthaanihil qadiimi minasy syaythaanir rajiimi alhamdu lillahi rabbil ‘aalamiina. Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa muhammadin wa ‘alaa aali muhammadin. Allaahumaghfirlii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatika.

Artinya : Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Besar. Dan demi wajah-Nya Yang Maha Mulia dan dengan kekuasaan-Nya Yang tak berpermulaan (berlindung aku) dari kejahatan syaitan yang terkutuk. Segala puji kepunyaan Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, sanjung dan selamatkanlah Nabi Muhammad saw. Dan keluarganya. Ya Allah, ampunilah segala dosaku dan bukakanlah bagiku segala pintu rahmat-Mu. (h.r. Abu Daud)

Allaahummaftah lii abwaaba rahmatika.

Artinya : Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu. (h.r. Muslim)

16. Do’a Keluar Masjid

Allaahumma innii as’aluka min fadhlika

Artinya : Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karunia-Mu. (HR. Muslim, Abu Daud, an-Nasa’I dan Ibnu Majah)

17. Do’a Masuk WC

Allaahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaa’itsi.

Artinya : Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki dan betina. (HR. Bukhari dan Muslim)

18. Do’a Keluar WC

Ghufraanaka. Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘annjil adzaa wa’aafaanii.

Artinya : Ku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakitku dan telah menyembuhkan/menyelamatkanku. (HR. Abu Daud)

19. Sewaktu Bepergian

Allahumma bika asra’iinu wa ‘alayka atawakkalu. Allaahumma dzallil lii shu’uubata amrii wa sahhil ‘alayya masyaqqata safarii warzuqnii minal khayri aktsara mim maa athlubu washrif ‘ annii kulla syarrin. Rabbisyarahlii shadrii wa yassirlii amrii. Allaahumma innii astahfizhuka wa astawdi’uka nafsii wa diinii wa ahlii wa aqaaribii wa kulla maa an’amta ‘alayya wa ‘alayhim bihi min aakhiratin wa dun-yaa, fahfazhnaa ajma’iina min kulli suu’in yaa kariimu, da’waahum fiihaasubhaanakallahumma wa tahiyyatuhum fitha salaamun, wa aakhiru da’waahum ‘anil hamdu lilaahi rabbil ‘ aalamiiina, wa shallallahu ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa’alaa aalihii wa shahbihii wa sallama.

Artinya : Ya Allah, aku memohon pertolongann-Mu dan kepada-Mu aku menyerahkan diri. Ya Allah, mudahkanlah kesulitan urusanku dan gampangkanlah kesukaran perjalananku, berilah padaku rezeki yang baik dan lebih banyak dari apa yang kuminta. Hindarkanlah dariku segala keburukan. Ya Tuhanku, lapangkanlah dadaku dan mudahkanlah segala urusanku.

Ya Allah, kumohon pemeliharaan-Mu dan kutitipkan diriku kepada-Mu, agamaku, keluargaku, kerabatku dan semua yang Engkau ni’matkan padaku dan kepada mereka, semenjak dari akhirat dan dunia. Peliharalah kami semua dari keburukan, Ya Allah Yang Maha Mulia. Do’a mereka (dalam surga) ialah : “Subhaanakallahumma” (artinya : Maha Suci Engkau ya Allah). Ucapan sanjungan mereka di dalamnya ialah : “Salaam” (artinya : keselamatan).

Dan akhir do’a mereka padanya ialah ” “Alhamdulillahi rabbil aalamiin”, (artinya : Segala puji bagi Allah Tuhan seantero alam). Dan semoga Allah menyanjung dan memberi keselamatan kepada Nabi Muhammad saw. Dan kepada keluarganya dan kepada sahabatnya, semoga Allah memberinya keselamatan. (Disebutkan oleh an-Nawawi)

20. Do’a Tiba di Tujuan

Alhamdulillaahil ladzi sallamanii wal ladzii aawaanii wal ladzii jama’asy syamla bii.

Artinya : Segala puji bagi Allah, yang telah menyelamatkan aku dan yang telah melindungiku dan yang mengumpulkanku dengan keluargaku.

21. Do’a Ketika Bercermin

Alhamdulillaahil ladzii sawwaa khalqii fa’addalahu wa karrama shuurata wajhii fahassanahaa waja’alanii minal muslimiina.

Artinya : Segala puji bagi Allah yang menyempurnakan kejadianku dan memperindah dan memuliakan rupaku lalu, membaguskannya dan menjadikan aku orang Islam. (HR. Ibnu as-Sani)

Allaahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii

Artinya : Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah akhlakku. (HR. Ahmad)

22. Do’a Ketika Hendak Berpakaian

Biismilaahirrahmaanirrahiimi. Allaahumma innii as-aluka min khayrihi wa khayri maa huwa lahu wa a’uudzubika min syarrihi wa khayri maa huwa lahu.

Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dari kebaikan pakaian ini dan dari kebaikan sesuatu yang ada di pakaian ini. Dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan sesuatu yang ada di pakaian ini.

Alhamdulillahilladzii kasaanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwatin.

Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memakaikan pakaian ini kepadaku dan mengkaruniakannya kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku. (HR. Ibnu as-Sani)

23. Do’a Ketika Hendak Bersetubuh

Bismillaahi, allahumma jannibnasy syaythaana wa jannibisy syaythaana maa razaqtanaa.

Artinya : Dengan nama Allah, ya Allah; jauhkanlah kami dari gangguan syaitan dan jauhkanlah syaitan dari rezki (bayi) yang akan Engkau anugerahkan pada kami. (HR. Bukhari)

24. Do’a Masuk Pasar

Bismillahi, allahumma innii as-aluka khayra haadzihiz suuqi wa khayra maa fiihaa, wa a’uudzu bika min syarri haadzihis suuqi wa min syarri maa fiithaa. Allahumma innii a’uudzu bika an ushiiba fiihaa yamiinaam faajiratan aw shafagatan khaasiratan.

Artinya : Dengan nama Allah ya Allah aku memohon pada-Mu kebaikan pasar ini dan kebaikan yang ada di dalamnya. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan pasar ini dan dari keburukan yang ada didalamnya. Dan aku berlindung pada-Mu dari sumpah palsu dan dari suatu pembelian atau penjualan yang merugikan. (HR. Hakim)

http://planet.time.net.my/Parliament/jwan/htmstuff/DOaharian.htm

Do’a – Do’a Sholat

DOA SHOLAT HAJAT

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلاَةً تُنَجِّيْنَا بِهَا مِنْ جَمِيْعِ الأَهْوَالِ وَالأَفَاتِ وَتَقْضِي لَنَا مِنْ جَمِيْعِ الْحَاجَات وَتُطَهِّرُنَا مِنْ جَمِيْعِ السَّيِّئَاتِ وَتَرْفَعُنَا بِهَا عِنْدَكَ أَعْلَى الدَّرَجَاتِ وَتُبَلِغُنَا بِهَا أَقْصَى الْغَايَاتِ مِنْ جَمِيْعِ الْخَيْرَاتِ فِيْ الْحَيَاةِ وَبَعْدَ الْمَمَاتِ وَعَلَى آلِهِ وَص َحْبِهِ وَسَلَّم.

اللَّهُمَّ يَا جَامِعَ الشَّتَّاتِ وَيَا مُخْرِجَ النَّبَاتِ وَيَامُحْيِىَ العِظَامِ الرُّفَاتِ وَيَا قَاضِيَ الْحَاجَاتِ وَيَا مُجِيْبَ الدَّعَوَاتِ وَيَا مُفَرِّجَ الكُرَبَاتِ وَيَا سَامِعَ الأَصْوَاتِ مِنْ فَوْقِ سَبْعِ سَمَوَاتِ وَيَا فَاتِحَ خَزَائِنَ الْكَرَمَاتِ وَيَا مَنْ مَلأَ َنُوْرِهِ الأَرْضَ وَالسَّمَوَاتِ وَيَا مَنْ أَحَاطَ بِكُلِّ شَيْءٍ عِلْمًا وَأَحْصَى كُلَّ شَيْءٍ عَدَدًا وَعَالِمًا بِمَا مَضَى وَمَا هُوَ آتٍ. نَسْأَلُكَ اللَّهُمَّ بِقُدْرَتِكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ وَبِاسْتِغْنَائِكَ عَنْ جَمِيْعِ خَلْقِكَ وَبِحَمْدِكَ وَمَجْدِكَ يَا إِلَهَ كُلِّ شَيْءٍ أَنْْ تَجُوْدَ عَلَيْنَا بِقَضَاءِ حَاجَاتِنَا ….

وَأَنْ تَتَقَبَّلَ مِنَّا مَا بِهِ دَعَوْنَاكَ وَأَنْ تُعْطِيَنَا مَا سَأَلْنَاكَ بِحَقِّ سُوْرَةِ يس وَبِحَقِّ قَلْبِ القُرْآنِ وَبِحُرْمَةِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّم . اللَّهُمَّ لاَ تَدَعْ لَنَا ذَنْبًا إِلاَّ غَفَرْتَهُ وَلاَ عَيْبًا إِلاَّ سَتَرْتَهُ وَلاَ هَمًّا إِلاَّ فَرَّجْتَهُ وَلاَ عَزْبًا إِلاَّ زَوَّجْتَهُ وَلاَ كَرْبًا إِلاَّ كَشَفْتَهُ وَلاَ دَيْنًا إِلاَّ قَضَيْتَهُ وَلاَ ضَالاً إِلاَّ هَدَيْتَهُ وَلاَ عَائِلاً إِلاَّ أَغْنَيْتَهُ وَلاَ عَدْوًا إِلاَّ خَذَلْتَهُ وَكَفَيْتَهُ وَلاَ صَدِيْقًا إِلاَّ رَحِمْتَهُ وَكَافَيْتَهُ وَلاَّ فَسَادًا إِلاَّ أَصْلَحْتَهُ وَلاَ مَرِيْضًا إِلاَّ عَافَيْتَهُ وَلاَ غَائِبًا إِلاَّ رَدَدْتَهُ وَلاَ حَاجَةً مِنْ حَوَائِجِ الدُّنْيَا وَالأَخِرَةِ لَكَ فِيْهَا رِضَا وَلَنَا فِيْهَا صَلاَحٌ إِلاَّ قَضَيْتَهَا وَيَسَّرْتَهَا يَا رَبَّ الْعَالَمِيْن . وَاكْتُبِ اللَّهُمَّ السَّلاَمَةَ وَالصِّحَةَ وَالْعَافِيَةَ عَلَيْنَا وَعَلَيْهِمْ وَعَلَى عَبِيْدِكَ الْحُجَّاجِ وَالْغُزَّاةِ وَالزُّوَّارِ وَالْمُسَافِرِيْنَ وَالْمُقِيْمِيْنَ فِيْ الْبَرِّ وَالْبَحْرِ وَالْجَوِّ مِنَ الْمُسْلِمِيْنَ وَقِنَا شَرَّ الظَّالِمِيْنَ وَانْصُرْنَا عَلَى اْلقَوْمِ الْكَافِرِيْنَ وَاخْتِمْ لَنَا يَارَبَّنَا مِنْكَ بِخَيْرٍ يَاأَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ . اللًّهُمَّ اكْشِفْ عَنَّا وَعَنِ الْمُسْلِمِيْنَ الغَلاَءَ وَالْوَبَاءَ وَالْبَلاَءَ وَالطَّاعُوْنَ وَالْفَحْشَاءَ وَالْمُنْكَرَ وَالسُّيُوْفَ الْمُخْتَلِفَةَ وَالشَّدَائِدَ وَالمِحَنَ مَاظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ مِنْ بَلَدِنَا هَذَا خَاصَّةً وَمِنْ بُلْدَانِ الْمُسْلِمِيْنَ عَامَّةً إِنَّكَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ .

رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَمْ تَغْفِرْلَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ رَبَّنَا لاَ تُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةً إِنَّكَ أَنْتَ الوَهَّابُ . رَبَّنَا آتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِيْ الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ . وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ النَّبِيِّ اْلأُمِّيِّ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ وَالْحَمْدُ ِللهِ رَبِّ الْعَالَمِيْن.

DOA SHOLAT TAHAJJUD

اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُورُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَوَاتِ وَالأَرْضِ وَمَنْ فِيهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ حَقٌّ وَقَوْلُكَ حَقٌّ وَلِقَاؤُكَ حَقٌّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّونَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ اللَّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ فَاغْفِرْ لِي مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ أَوْ لاَ إِلَهَ غَيْرُكَ

DOA SHOLAT ISTIKHARAH

اللَّهُمَّ إِنِّيْ أَسْتَخِيْرُكَ بِعِلْمِكَ ، وَأَسْتَقْدِرُكَ بِقُدْرَتِكَ ، وَأَسْأَلُكَ مِنْ فَضْلِكَ الْعَظِيْمِ فَإِنَّكَ تَقْدِرُ وَلاَ أَقْدِرُ، وَتَعْلَمُ وَلاَ أَعْلَمُ ، وَأَنْتَ عَلاَّمُ الْغُيُوبُ ، اللَّهُمَّ إِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنْ هَذَا الأَمْرَ …. خَيْرٌ لِيْ فِي دِيْنِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي عَاجِلَهُ وَآجِلَهُ فَاقْدِرْهُ لِي وَيَسِّرْهُ لِي ، ثُمَّ بَارِكْ لِي فِيْهِ ، وَإِنْ كُنْتَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذَا الأَمْرَ…. شَرٌّ لِي فِي دِيْنِي وَمَعَاشِي وَعَاقِبَةِ أَمْرِي عَاجِلَهُ وآجِلَهُ فَاصْرِفْهُ عَنِّي وَاصْرِفْنِيْ عَنْهُ ، وَاقْدُرهُ لِيْ الخَيْرَ حَيْثُ كَانَ ، ثُمَّ ارْضِِى بِهِ

Ismail Nasution
sumber:http://nast85.multiply.com/journal/item/1/doa-doa_penting